Dubes Abdulla apresiasi hubungan strategis UAE-RI

2 months ago 24

Jakarta (ANTARA) - Duta Besar Uni Emirat Arab (UAE) untuk Indonesia Abdulla Salem AlDhaheri mengapresiasi hubungan strategis antara Uni Emirat Arab dan Indonesia.

"Pada kesempatan ini saya menyampaikan apresiasi terhadap hubungan strategis yang terjalin di antara Uni Emirat Arab dan Republik Indonesia," kata Dubes dalam pidatonya pada perayaan Hari Nasional Uni Emirat Arab ke-54 bertajuk "Bersatu" di Jakarta, Kamis malam.

Abdulla menilai bahwa hubungan UAE-Indonesia di berbagai sektor termasuk politik, ekonomi, perdagangan, dan pembangunan terus berkembang pesat.

Di sektor ekonomi, volume perdagangan di kedua negara pada 2024 mencapai sekitar 5,5 miliar dolar AS (sekitar Rp91,5 triliun), meningkat 20 persen dibanding tahun sebelumnya.

Sementara itu, volume investasi yang telah terealisasi melampaui 14 miliar dolar AS (sekitar Rp232 triliun) dan kerja sama pembangunan mencapai sekitar 260 juta dolar AS (sekitar Rp4,3 triliun).

Dubes menegaskan bahwa pencapaian UAE merupakan hasil langsung dari visi bijak kepemimpinan kedua negara yang telah menempatkan sumber daya manusia (SDM) di ujung tombak prioritas.

"Ini menjadikan inovasi sebagai mesin pembangunan, dan keberlanjutan sebagai metode yang kokoh untuk membangun masa depan," katanya.

Lebih lanjut Abdulla juga mengatakan sesuai dengan visi kepemimpinan kedua negara, UAE dan Indonesia tengah bersiap merayakan peringatan 50 tahun hubungan diplomatik pada 2026 mendatang.

"Sebuah tonggak bersejarah yang menandai kekokohan dan pertumbuhan berkelanjutan dari kemitraan ini," katanya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, yang hadir mewakili Presiden Prabowo Subianto, mengatakan menjelang peringatan 50 tahun diplomasi dengan UAE, pemerintah Indonesia masih mengkaji potensi kerja sama baru kedua negara.

"Kami sedang mengkurasi kolaborasi apa saja yang bisa didorong untuk bisa dibawa oleh kedua pemimpin," katanya.

Baca juga: RI-UEA jajaki peluang kerja sama penguatan sistem regulasi obat

Baca juga: Prabowo: RS KEI cermin komitmen RI-UAE di sektor kesehatan

Pewarta: Asri Mayang Sari
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |