Banda Aceh (ANTARA) - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyatakan akan membahas tenggat waktu dengan kementerian teknis terhadap proses belajar mengajar di tenda darurat untuk sekolah terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh.
"Saat kembali ke Jakarta nanti ini menjadi perhatian kita bersama untuk membahas dengan kementerian teknis terkait sampai kapan anak-anak akan belajar di tenda darurat," kata Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Banda Aceh, Selasa.
Pernyataan itu disampaikan usai mengikuti langsung rapat koordinasi Satgas Pemulihan Pasca Bencana DPR RI pembahasan penanganan banjir dan tanah Longsor di Provinsi Aceh yang dipimpin Wakil Ketua DPR Saan Mustopa di Banda Aceh.
Ia menjelaskan pihaknya akan berkoordinasi dengan kementerian teknis untuk menentukan target waktu berakhirnya pendidikan di tenda menyusul banyak sekolah yang rusak dan hilang terbawa banjir.
"Ini menjadi PR yang segera diselesaikan setelah kembali ke Jakarta," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga menerima permintaan untuk relokasi terhadap gampong/desa yang hilang akibat banjir dan tanah longsor melanda Aceh pada 26 November 2025.
"Tadi ada permintaan kepala daerah terkait relokasi termasuk menyampaikan lokasi relokasi yang disiapkan baik itu lahan HGU BUMN dan juga milik swasta dan meminta pemerintah untuk diusahakan," katanya.
Baca juga: Mendagri: Pemerintah kerahkan seluruh daya upaya tangani bencana
Ia mengatakan untuk lokasi relokasi, mereka sudah ada gambaran daerah mana saja dan telah berbicara dengan warga. Di mana lokasi tersebut sangat sesuai dengan masyarakat korban bencana.
Menurut dia untuk relokasi tersebut penanganan masih dalam tahap pendataan yang teliti agar keputusan yang diambil tepat dan cermat.
Ia menambahkan untuk saat ini Pembangunan huntara sebagian sedang berjalan, masih dalam tahap perhitungan serta sebagian baru ditetapkan lokasi sementara.
"Kementerian lembaga terkait yang ikut rapat bersama. Mereka bersama pemerintah daerah akan melakukan aksi ditempat yang telah ditetapkan
Ia menambahkan untuk koordinasi DPR dengan pemerintah daerah dan kementerian lembaga akan terus berlanjut karena pihaknya membuka Posko di Aceh.
"Insya Allah pimpinan DPR akan bergantian bertugas di Posko Satgas Pemulihan
Pasca Bencana DPR RI Provinsi Aceh di Banda Aceh," katanya.
Baca juga: Mendikdasmen: 85 persen sekolah di Aceh dan Sumatera sudah beroperasi
Baca juga: Pemerintah upayakan sekolah kembali normal di daerah terdampak bencana
Baca juga: Pemerintah aktifkan skema sekolah darurat untuk siswa di Sumatera
Pewarta: M Ifdhal
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































