Jakarta (ANTARA) - National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Provinsi DKI Jakarta melalui Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) 2026 menyusun langkah-langkah strategis untuk meningkatkan prestasi olahraga disabilitas.
Kepala Humas NPC Indonesia Heri Isranto mengatakan Rakerprov juga menjadi momentum untuk melakukan evaluasi program dan memperkuat koordinasi organisasi.
“Keberhasilan pembinaan tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi kuat antara NPCI, pemerintah daerah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan,” kata Heri mewakili sambutan dari Ketua NPCI Senny Marbun di Jakarta, Rabu.
Pada kesempatan tersebut, dia juga menegaskan pentingnya dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terhadap pengembangan olahraga prestasi disabilitas.
Dukungan itu dibutuhkan baik dalam bentuk kebijakan, pembinaan berkelanjutan, penyediaan sarana dan prasarana yang terjangkau maupun dukungan anggaran yang memadai.
“Dengan dukungan yang kuat, saya yakin atlet-atlet disabilitas DKI Jakarta mampu memberikan prestasi terbaik dan membawa kebanggaan bagi daerah,” ujar Heri.
Lebih lanjut, dia menilai Jakarta berpotensi besar melahirkan atlet paralimpik berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Baca juga: DKI Jakarta targetkan juara umum Peparnas 2028
Potensi tersebut didukung, antara lain oleh sarana prasarana, pusat pelatihan, dan kemampuan fiskal.
Saat ini, NPCI sedang fokus menghadapi agenda Asian Para Games di Jepang pada Oktober 2026.
Ajang tersebut menjadi tantangan besar sekaligus kesempatan bagi atlet-atlet Indonesia untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di tingkat Asia.
Oleh karena itu, sambung Heri, seluruh daerah, termasuk Jakarta, diharapkan terus meningkatkan kualitas pembinaan atlet secara terencana dan berkesinambungan.
Sebelumnya, atlet-atlet Paralimpiade asal Jakarta menorehkan prestasi dalam Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) 2024 di Solo, Jawa Tengah, yaitu menduduki peringkat ketiga, dengan perolehan 39 medali emas, 29 medali perak, dan 36 medali perunggu.
Di samping itu, terdapat tiga cabang olahraga yang dipecahkan rekornya oleh atlet DKI Jakarta, yaitu para atletik, para menembak, dan para renang.
Atas prestasi tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan apresiasi bagi semua yang terlibat dalam Peparnas 2024, dengan total dana sebesar Rp54.416.750.000.
Baca juga: Kontingen DKI raih peringkat tiga pada ajang Peparnas XVII di Solo
Baca juga: Kadispora DKI ingatkan atlet Peparnas jaga stamina dan kekompakan
Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































