Dishut Kalsel perkuat sentra kayu dan rehabilitasi mangrove

3 hours ago 2

Banjarbaru (ANTARA) - Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan (Dishut Kalsel) memperkuat sentra kayu dan rencana rehabilitasi mangrove untuk menjaga kelestarian hutan, ekosistem pesisir, serta meningkatkan nilai tambah produk kehutanan unggulan daerah.

Kepala Dishut Kalsel Fathimatuzzahra di Banjarbaru, Sabtu, mengatakan penguatan sektor kehutanan itu dilaksanakan dalam evaluasi program kerja dan penyelarasan kegiatan di lapangan.

Baca juga: Dishut Kalsel eksekusi PKS Freeport tanam 429.000 mangrove di Kotabaru

“Terkait sentra kayu, kami menekankan sinkronisasi kegiatan, penegasan peran masing-masing pihak, serta penguatan komunikasi agar program berjalan optimal dan berdampak positif bagi masyarakat tanpa merusak kelestarian hutan,” ucapnya.

Ia menekankan transparansi dan perhitungan usaha yang matang. Sentra kayu harus dikelola dengan perencanaan matang, koordinasi solid, dan pengawasan berkelanjutan agar memberi manfaat ekonomi sekaligus menjaga kelestarian hutan.

Dishut Kalsel juga membahas rencana rehabilitasi mangrove melalui kegiatan FOLU Net Sink 2030 sektor kehutanan.

“Program ini diharapkan memperkuat pemulihan ekosistem pesisir secara terencana dan mengurangi risiko kerusakan ekologis,” kata Fathimatuzzahra.

Selain itu, pengelolaan galeri Hasil Hutan bukan Kayu (HHBK) juga menjadi agenda penting untuk mengoptimalkan promosi dan pemasaran produk kehutanan unggulan, sehingga meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk lokal di pasar regional maupun nasional.

Baca juga: Kalsel tanam 245.000 mangrove pulihkan lahan kritis

Baca juga: Gubernur Kalsel lakukan gerakan penanaman 237 ribu pohon mangrove

“Kami berkomitmen mengevaluasi pelaksanaan program sekaligus menekankan pentingnya konsistensi dan profesionalitas dalam setiap kegiatan kehutanan. Sinkronisasi antara perencanaan teknis dan pelaksanaan lapangan menjadi prioritas agar target tercapai,” ujar Fathimatuzzahra.

Dengan langkah-langkah tersebut, Dishut Kalsel berharap sentra kayu dan rehabilitasi mangrove berjalan efektif, memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat, serta memastikan kelestarian hutan dan ekosistem pesisir tetap terjaga bagi generasi mendatang.

Pewarta: Tumpal Andani Aritonang
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |