Disdik: Perbaikan mebel sekolah pasca-bencana gunakan material lokal

2 weeks ago 14

Banda Aceh (ANTARA) - Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh menyatakan perbaikan mebel SMA Negeri 1 Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara pasca-bencana menggunakan papan kayu lokal di daerah setempat.

"Perbaikan mebeler saat ini berjalan dengan baik dengan mengedepankan prinsip efisiensi tanpa mengurangi kualitas. Perbaikan mebeler dilakukan dengan memanfaatkan material papan kayu lokal yang tersedia di sekitar sekolah sebagai pengganti tripleks yang rusak akibat bencana," kata Pelaksana Tugas Kepala Disdik Aceh Murthalamuddin di Banda Aceh, Selasa.

Ia menjelaskan 140 meja dan kursi siswa diperbaiki untuk kebutuhan empat ruang kelas, di mana pihak sekolah tidak menggunakan bahan tripleks, melainkan papan kayu lokal yang dinilai lebih tahan lama dan mudah diperoleh di lingkungan sekitar.

“Di sini kita tidak menggunakan tripleks, tetapi memakai papan kayu yang tersedia di sekitar sekolah. Nilai biayanya tetap sama dengan rehabilitasi mebeler di Aceh Tamiang yang menggunakan tripleks,” kata dia.

Baca juga: 80 siswa SMA Padang belajar di tenda darurat pasca-banjir bandang

Ia mengatakan perbaikan mebel tetap memanfaatkan kerangka besi lama yang masih layak pakai. Penggantian hanya dilakukan pada bagian papan dudukan dan sandaran kursi yang mengalami kerusakan parah akibat bencana.

“Kerangka besi lama masih kuat sehingga tetap kita gunakan. Yang diganti hanya bagian papan yang sudah rusak,” katanya.

Ia mengatakan proses perbaikan mebel di SMA Negeri 1 Tanah Jambo Aye dikerjakan langsung oleh guru dan tenaga kependidikan setempat dengan memanfaatkan anggaran Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Tahun 2026.

Menurut dia, keterlibatan langsung para guru dan tenaga kependidikan mencerminkan semangat gotong royong serta optimisme dalam memulihkan kondisi pendidikan pasca-bencana.

“Ini bukan semata soal perbaikan fasilitas, tetapi juga menunjukkan semangat para guru dan tenaga kependidikan untuk bangkit dan memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan dengan baik,” katanya.

Ia berharap, perbaikan mebel dengan memanfaatkan material lokal yang lebih terjangkau dan tahan lama dapat memberikan kenyamanan siswa, sekaligus menjadi contoh pemulihan sarana pendidikan yang adaptif terhadap kondisi daerah pasca-bencana.

Baca juga: DPR nilai kunjungan Mendikdasmen ke Aceh "obat" psikologis bagi siswa

Baca juga: Di Aceh Tamiang, Mendikdasmen pastikan KBM berjalan pascabencana

Pewarta: M Ifdhal
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |