Diaspora harap hadirnya Prabowo di WEF buka keran investasi ke RI

2 weeks ago 8
Kami berharap bahwa Indonesia semakin membuka pintunya, semakin banyak orang tertarik di Indonesia untuk berinvestasi, dan kita bertambah aset untuk keluar. Jadi kita lebih berkembang secara internasional. Itu harapan kami sebagai diaspora

Jakarta (ANTARA) - Diaspora Indonesia di Swiss berharap kehadiran Presiden Prabowo Subianto pada World Economic Forum (WEF) di Davos dapat mendorong terbukanya peluang investasi yang lebih luas ke Indonesia.

Momentum pertemuan internasional tersebut dinilai strategis untuk memperkuat posisi Indonesia di mata global.

"Kami berharap bahwa Indonesia semakin membuka pintunya, semakin banyak orang tertarik di Indonesia untuk berinvestasi, dan kita bertambah aset untuk keluar. Jadi kita lebih berkembang secara internasional. Itu harapan kami sebagai diaspora," ujar salah seorang diaspora Fadli di Bad Ragaz, Swiss, Rabu (21/1).

Fadli mengungkapkan antusiasmenya menyambut kehadiran Presiden Prabowo di ajang WEF. Pria yang telah menetap di Swiss sejak 1995 itu menyebut kunjungan kepala negara Indonesia ke forum tersebut sebagai momen yang telah lama dinantikan oleh diaspora.

Kehadiran Presiden Prabowo di WEF diharapkan membawa harapan arah kepemimpinan Indonesia ke depan, terutama dalam membuka pintu kerja sama dan investasi internasional.

Forum global seperti WEF dinilai menjadi ruang penting bagi terjadinya pertemuan antarpemimpin dunia dan pelaku ekonomi global.

Dia juga mengaku antusias karena dalam beberapa tahun terakhir tidak ada Presiden Indonesia yang hadir langsung di WEF.

Diketahui, Presiden Indonesia sudah 10 tahun absen dari ajang WEF, yang mana presiden yang hadir pertama kali adalah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan berpidato pada 2011 tentang ekonomi hijau atau ramah lingkungan.

"Saya sangat senang sekali karena sudah lama ya tidak ada presiden dari Indonesia yang datang ke sini. Tahun lalu sebetulnya ada rencana tapi dibatalkan. Dan alhamdulillah tahun ini terlaksana lancar," kata dia.

Dalam rangkaian World Economic Forum 2026, Presiden Prabowo dijadwalkan menyampaikan pidato khusus (special address) pada Kamis pukul 14.00-14.30 waktu setempat (CET). Dalam acara tersebut, Presiden Prabowo dijadwalkan berbagi panggung dengan Presiden dan CEO World Economic Forum Børge Brende.

Dalam World Economic Forum tahun ini, pemimpin negara lainnya yang juga menyampaikan pidato secara khusus, antara lain Presiden Prancis Emmanuel Macron, Perdana Menteri Kanada Mark Carney, Presiden komisi Eropa Ursula von der Leyen, Wakil Perdana Menteri China He Lifeng, Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez, Sekretaris Jenderal PBB António Guterres, Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump, Presiden Argentina Javier Milei, dan Kanselir Jerman Friedrich Merz.

World Economic Forum merupakan pertemuan tingkat dunia yang rutin digelar tiap tahun sejak 1971 di Davos, Swiss. Forum ekonomi tersebut mempertemukan ahli, pakar, praktisi, ekonom, akademisi, dan pemimpin dunia dalam satu acara yang sama untuk berdialog membahas tantangan ekonomi masa kini dan proyeksi tantangan ekonomi ke depan. World Economic Forum, selaku penyelenggara, merupakan organisasi non-pemerintah dan think tank yang berpusat di Cologny, Jenewa, Swiss.

Baca juga: Prabowo disambut diaspora saat tiba di hotel tempat menginap di Swiss

Baca juga: Kemarin, pertemuan Prabowo-Raja Charles III hingga kampus STEM di RI

Baca juga: Prabowo rampungkan lawatan di Inggris, lanjut terbang ke Davos

Pewarta: Fathur Rochman/Aria Cindyara
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |