Jakarta (ANTARA) - Juara bertahan Indonesian Basketball League (IBL) Dewa United Banten kokoh di puncak klasemen sementara IBL 2026, dengan 11 poin dari enam laga, seusai mengalahkan Rans Simba Bogor dengan skor 92-90 di Dewa United Arena, Tangerang, Minggu malam.
Pertandingan tersebut berjalan ketat, di mana pemenangnya harus ditentukan pada menit terakhir.
Kedua tim bermain imbang 90-90, 41 detik sebelum laga tuntas. Namun, lemparan dari point guard Donell Cooper II di ujung pertandingan membuat Dewa United menutup partai tersebut dengan kemenangan 92-90.
Baca juga: Pelatih Dewa United sebut setiap pemain berkomitmen kuat untuk tim
Rans pun harus menelan kekalahan ketiganya di IBL 2026, sementara Dewa United meraup kemenangan kelimanya dari enam pertandingan.
Dewa United pun membuat debut pelatih anyar Rans, Agus Pamungkas Batbual, tidak berjalan sesuai harapan.
"Laga yang sulit, tetapi saya berusaha melakukan semuanya untuk tim. Pemain lokal bermain bagus. Kami menang dan itu sangat penting bagi kami," ujar Donell Cooper setelah pertandingan.
Donell Cooper mencatatkan double-double dengan 24 poin, sembilan rebound dan 10 assist pada laga tersebut. Namun, pendulang tertinggi bagi Dewa United adalah guard Indonesia berusia 33 tahun, Rio Disi.
Baca juga: Hangtuah Jakarta tumbangkan RANS Simba Bogor di IBL 2026
Rio Disi menorehkan 27 poin, dua rebound dan empat assist pada pertandingan itu, yang menjadi jumlah poin tertingginya selama berkarier di IBL.
Sementara di kubu Rans, Kenyon Buffen menjadi pemilik statistik terbaik dengan double-double 23 poin, 11 rebound dan tujuh assist.
Penampilan Buffen disokong oleh forward Aaron Fuller yang menyumbangkan 21 poin untuk Rans, ditambah tujuh rebound dan satu assist.
Rans kini berada di posisi kedelapan klasemen sementara IBL musim ini dengan koleksi lima poin dari empat pertandingan.
Baca juga: Raffi Ahmad berhadap Rans Simba terpeleset menjadi juara IBL
Baca juga: Jordan Adams: Dewa United fokus perkuat defense untuk hadapi IBL 2026
Pewarta: Michael Siahaan
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































