Delapan penerbangan terdampak di Bandara Husein akibat abu vulkanik

1 hour ago 2

Kota Bandung (ANTARA) - Sebanyak delapan penerbangan terdampak penutupan sementara Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, Jawa Barat, setelah abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau terdeteksi di kawasan bandara.

General Manager (GM) Bandara Husein Sastranegara Granito W. Hindrawan mengatakan delapan penerbangan tersebut terdiri atas empat penerbangan kedatangan dan empat penerbangan keberangkatan dengan total sekitar 1.344 penumpang terdampak.

“Mulai jam 11.00, kami mendapatkan informasi bahwa abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau sudah terdeteksi di Bandara Husein Sastranegara,” kata Granito di Bandung, Minggu.

Ia menjelaskan setelah menerima informasi tersebut, pihak bandara langsung berkoordinasi dengan AirNav Indonesia, Lanud Husein Sastranegara serta pihak maskapai untuk memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan.

Ia mengatakan pihaknya juga telah menerbitkan Notice to Airmen (NOTAM) yang menetapkan penutupan aerodrome hingga pukul 16.00 WIB.

Untuk penerbangan kedatangan, dua penerbangan rute Bali-Bandung terdampak, serta masing-masing satu penerbangan rute Balikpapan-Bandung dan Surabaya-Bandung.

Sementara untuk penerbangan keberangkatan, dua penerbangan rute Bandung-Surabaya terdampak, serta masing-masing satu penerbangan rute Bandung-Bali dan Bandung-Balikpapan.

Baca juga: Menhub: Penutupan enam bandara diperpanjang hingga pukul 17.00 WIB

Baca juga: Bakom minta masyarakat merujuk sumber resmi terkait dampak erupsi

Granito mengatakan selama penutupan, pihak bandara melakukan pemeriksaan secara berkala setiap 30 menit untuk memastikan keberadaan abu vulkanik di kawasan bandara.

“Dalam kurun waktu tersebut, setiap 30 menit kami akan tetap melakukan paper test untuk menguji apakah abu vulkanik masih ada atau tidak di Bandara Husein Sastranegara,” ujarnya.

Ia mengatakan penutupan sementara dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk menjamin keselamatan penerbangan, termasuk menutup sementara ruang udara di sekitar bandara.

“Seluruh penumpang terdampak langsung ditangani oleh teman-teman airlines untuk proses refund,” katanya.

Pihak bandara juga menyediakan recovery service, tambahan tempat duduk, serta pengaturan antrean bagi penumpang terdampak agar pelayanan tetap berjalan dengan baik.

Granito mengatakan status penutupan berdasarkan NOTAM berlaku hingga pukul 16.00 WIB. Setelah itu, pihak bandara akan melakukan evaluasi untuk menentukan apakah penutupan perlu diperpanjang atau penerbangan dapat kembali beroperasi.

“Selanjutnya, kami akan mengevaluasi apakah penutupan akan diperpanjang atau tidak,” ujarnya.

Baca juga: PVMBG Kementerian ESDM pastikan terus pantau aktivitas Anak Krakatau

Baca juga: Erupsi GAK, Menhub minta maskapai informasikan pembatalan penerbangan

Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |