Jakarta (ANTARA) - Mantan pemain sepak bola David Beckham menyebut anak-anak kerap membuat kesalahan ketika bermain dan berusaha memahami penggunaan media sosial (medsos).
Mengutip siaran People pada Selasa (20/1), hal tersebut dikatakannya dalam sebuah program keuangan CNBC usai putranya, Brooklyn Beckham, mengkritik dirinya dan sang istri melalui sebuah unggahan di Instagram.
Dalam penampilannya di program itu, David membahas soal media sosial dan kesehatan mental.
“Saya selalu berbicara tentang media sosial dan kekuatan media sosial. Baik untuk kebaikan maupun keburukan,” kata David.
Baca juga: Brooklyn Beckham sebut kedua orang tuanya kendalikannya sejak lama
Ia melanjutkan bahwa keburukan yang dibawa oleh media sosial dapat berbahaya bagi anak-anak. Berbeda halnya jika seseorang dapat menggunakan platform dan membawa dampak baik secara luas.
Ajaran itu diakuinya turut diterapkan pada keempat anaknya.
“Dan saya telah mencoba melakukan hal yang sama, saya telah mencoba melakukan hal yang sama dengan anak-anak saya, untuk mendidik mereka,” katanya.
Baca juga: Sumber angkat bicara soal ketegangan keluarga Beckham
“Mereka membuat kesalahan, tetapi anak-anak diperbolehkan membuat kesalahan. Begitulah cara mereka belajar. Itulah yang saya coba ajarkan kepada anak-anak saya. Terkadang Anda juga harus membiarkan mereka membuat kesalahan itu,” tambahnya.
Ayah dari empat anak ini sebelumnya menghindari pertanyaan tentang putranya saat menghadiri Pertemuan Tahunan ke-56 Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss, yang merupakan penampilan publik pertamanya sejak unggahan Instagram Brooklyn.
Sebelumnya, Brooklyn menuduh David dan Victoria Beckham mencoba menyabotase hubungannya dengan sang istri, Nicola Peltz Beckham, dan menyebarkan kebohongan yang tak terhitung jumlahnya.
Baca juga: Brooklyn Beckham tegaskan tak ingin lagi dikendalikan kedua orang tua
Dalam serangkaian unggahan emosional di Instagram Stories-nya, Brooklyn mengklaim orang tuanya telah berusaha tanpa henti untuk merusak hubungannya dengan Nicola.
Tuduhan lainnya termasuk klaim bahwa orang tuanya mencoba menyuap dia untuk menyerahkan hak atas namanya sebelum pernikahannya dengan Nicola dan bahwa Victoria mengambil alih tarian pernikahannya dengan Nicola dan menari secara tidak pantas.
Baca juga: David Beckham terima gelar kehormatan kerajaan dari Raja Charles
"Saya telah diam selama bertahun-tahun dan telah melakukan segala upaya untuk menjaga masalah ini tetap pribadi. Sayangnya, orang tua saya dan tim mereka terus menghubungi pers, sehingga saya tidak punya pilihan selain berbicara untuk diri saya sendiri dan mengatakan yang sebenarnya tentang sebagian dari kebohongan yang telah dicetak," tulis Brooklyn di awal unggahannya.
"Saya tidak ingin berdamai dengan keluarga saya. Saya tidak dikendalikan, saya membela diri untuk pertama kalinya dalam hidup saya," tambahnya.
Brooklyn kemudian melanjutkan dengan menjelaskan beberapa momen di mana keluarganya mencoba menyabotase hubungannya dengan Nicola, termasuk selama pernikahan mereka di Palm Beach pada April 2022 dan pada ulang tahun ke-50 David tahun lalu.
Baca juga: David Beckham puji peragaan busana Victoria di Paris Fashion Week
Penerjemah: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































