Dandim Banyuwangi resmikan Jembatan Perintis Garuda antardesa

6 hours ago 3

Banyuwangi (ANTARA) - Komandan Kodim 0825/ Banyuwangi Letkol (Arm) Triyadi Indrawijaya meresmikan Jembatan Perintis Garuda di Desa Seneporejo, Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, untuk mempermudah akses pendidikan dan aktivitas warga setempat, pada Senin.

"Jembatan gantung yang dibangun TNI AD ini menghubungkan Desa Seneporejo, Kecamatan Siliragung dan Desa Sambirejo, Kecamatan Bangorejo. Sebelumnya warga harus memutar cukup jauh untuk beraktivitas sehari-hari," kata dia dalam keterangan tertulis diterima di Banyuwangi, Senin malam.

Menurut Dandim, manfaat utama jembatan ini untuk memudahkan anak-anak sekolah dan aktivitas mengaji yang sebelumnya harus menyeberang sungai atau mengambil jalur lebih jauh.

Selain itu, lanjutnya, keberadaan jembatan akan meningkatkan nilai ekonomi kawasan karena mobilitas barang dan hasil pertanian menjadi lebih lancar.

"Jembatan gantung di Banyuwangi ini dibangun di atas Sungai Bango dengan lebar sungai sekitar 34 meter, bentangan jembatan mencapai 50 meter dan kini memiliki lebar 1,60 meter," kata Dandim.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Banyuwangi, MY Bramuda yang hadir dalam peresmian jembatan gantung itu menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dan TNI dalam pembangunan tersebut.

"Ini bukti negara hadir menjawab kebutuhan akses ekonomi dan pendidikan masyarakat, dan pemkab siap mendukung program seperti ini," katanya.

Salah seorang warga, Maryam mengaku bersyukur atas pembangunan jembatan tersebut, karena selama puluhan tahun, ia dan warga lain harus menyeberangi sungai untuk beraktivitas.

"Dulu kalau ke sawah atau anak mau ngaji harus menyeberangi sungai kadang harus berputar. Sekarang sudah enak, tidak perlu muter lagi. Terima kasih TNI," katanya.

Baca juga: Seskab: Pesan Prabowo soal akses jembatan sekolah jadi nyata

Baca juga: Jembatan Gantung Garuda permudah akses warga Serang Baru-Setu Bekasi

Baca juga: Prabowo lega 218 jembatan rampung, anak-anak tak lagi dalam bahaya

Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |