Cuaca ekstrem, puluhan petugas evakuasi pohon tumbang di Jaktim

1 week ago 6

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur (Jaktim) mengevakuasi sebanyak 11 pohon tumbang dan sempal akibat hujan dan angin kencang sejak Jumat (23/1) sore.

"Sekitar 66 personel satuan tugas (Satgas) Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) serta petugas PPSU Jakarta Timur telah mengevakuasi sedikitnya 11 pohon tumbang dan sempal akibat hujan dan angin kencang," kata Kepala Seksi Jalur Hijau dan Pemakaman Sudin Tamhut Jakarta Timur Made Widhi Adnyana Surya Pratita saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.

Made menyebut, proses evakuasi dilakukan secara cepat dan tuntas malam itu juga saat cuaca hujan.

"Evakuasi dituntaskan Sabtu (24/1) malam agar aktivitas masyarakat tidak terganggu," ucap Made.

Made merinci, ada 10 pohon tumbang yang berhasil dievakuasi petugas, yaitu Pohon Flamboyan berdiameter 45 sentimeter (cm) di Jalan Tanah Mas Raya Kelurahan Kayu Putih.

Lalu, Pohon Sepatodea berdiameter 110 sentimeter di Jalan Raya PKP Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Pohon Palem berdiameter 80 sentimeter di Jalan Bengrah Kelurahan Cijantung.

Selanjutnya, Pohon Tanjung berdiameter 70 sentimeter di Jalan Arista Raya Kelurahan Pondok Kelapa, Pohon Jambu Air berdiameter 50 sentimeter di Jalan Selat Bangka Kelurahan Duren Sawit.

Pohon Sukun berdiameter 40 sentimeter di Jalan Selat Makasar Kelurahan Duren Sawit dan pohon Cemara berdiameter 45 sentimeter di Jalan Kayu Putih 1A Kelurahan Pulo Gadung.

Selain itu ada Pohon Angsana berdiameter 120 sentimeter, Flamboyan berdiameter 85 sentimeter, dan Beringin berdiameter 90 sentimeter yang tumbang di Jalan Raya Bogor depan kantor Kementrian Perdagangan, Kelurahan Ciracas.

"Sedangkan satu pohon sempal yang dievakuasi, yakni jenis Pohon Bunga Kupu-Kupu berdiameter 15 sentimeter di area Taman Bambu Kelurahan Setu," ujar Made.

Sebelumnya, Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Timur menyiapkan langkah strategis penanganan pohon pada 2026 sebagai upaya pencegahan pohon tumbang di tengah meningkatnya potensi cuaca ekstrem.

Program ini menjadi kelanjutan dari penanganan puluhan ribu pohon yang telah dilakukan sepanjang 2025.

Selain itu, Pemkot Jakarta Timur akan terus memperkuat upaya pencegahan pohon tumbang melalui pemangkasan, penebangan pohon berisiko, serta pemantauan rutin di seluruh wilayah kecamatan.

Salah satu strategi penanganan pohon pada 2026 yakni mengandalkan laporan masyarakat melalui aplikasi JAKI yang dikombinasikan dengan patroli rutin Tim Satuan Tugas Hijau.

Sepanjang tahun 2025 Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Timur berhasil melakukan penanganan terhadap 20.718 pohon di 10 wilayah kecamatan.

Baca juga: Dua pohon tumbang saat hujan deras di Jaktim

Baca juga: Sejumlah pohon tumbang di Jakarta Barat imbas hujan deras

Baca juga: Petugas tangani pohon tumbang yang timpa kabel listrik di Jaksel

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |