Christopher Rungkat masuki masa transisi setelah jadi pelatih Aldila

2 weeks ago 12
Dengan chemistry dengan Dila yang sangat baik di lapangan yang memungkinkan bisa membantu Dila untuk season 2026, tetapi tidak memungkiri untuk berlanjut nanti sampai Olympic 2028

Jakarta (ANTARA) - Christopher Rungkat mengatakan bahwa dirinya saat ini memasuki masa transisi sebagai petenis setelah memutuskan untuk menjadi pelatih bagi petenis putri Indonesia Aldila Sutjiadi.

"Di role sebagai coach Aldila saya masuk transisi di mana saya sudah tidak full time di touring Lagi," kata petenis yang akrab disapa Christo itu kepada ANTARA melalui pesan singkat, Kamis.

"Mungkin hanya Davis Cup dan multievent."

Baca juga: Aldila Sutjiadi gandeng Christopher Rungkat sebagai pelatih

Meski saat ini tengah mendampingi Aldila di Australian Open, Christo memastikan akan memperkuat tim Davis Indonesia saat menjamu Togo dalam laga play off Piala Davis World Group II di Jakarta pada 7-8 Februari mendatang.

Karier barunya sebagai pelatih itu juga mengisyaratkan bahwa Christo akan gantung raket dalam waktu yang tidak lama lagi. Meski begitu, ia menargetkan untuk dapat mengikuti SEA Games 2027 Malaysia.

"Most likely SEA Games 2027 akan jadi tahun terakhir saya," ujar Christo.

Kerja sama sebagai pemain dan pelatih dari ganda campuran Indonesia yang telah meraih hattrick medali emas SEA Games itu dimulai sejak penampilan Aldila di Hobart International pekan lalu.

Christo mengatakan rencana sebagai pelatih Aldila telah ada sebelum musim 2025 berakhir. Ia berharap kerja sama tersebut dapat berlangsung hingga Olimpiade Los Angeles 2028.

Baca juga: Christopher Rungkat alihkan fokus ke Piala Davis dan Asian Games 2026

"Dengan chemistry dengan Dila yang sangat baik di lapangan yang memungkinkan bisa membantu Dila untuk season 2026, tetapi tidak memungkiri untuk berlanjut nanti sampai Olympic 2028," kata Christo.

Christo dan Aldila pertama kali berpasangan dalam ajang multicabang olahraga di Asian Games 2018 Jakarta-Palembang, dan langsung berhasil meraih medali emas dalam pesta olahraga Asia tersebut.

Christo/Aldila kemudian berpasangan pada SEA Games 2019 Filipina, dan meraih emas pada ajang olahraga antara negara Asia Tenggara tersebut.

Mereka kemudian kembali meraih emas pada SEA Games 2021 Vietnam, lalu memastikan hattrick pada SEA Games 2023 Kamboja. Namun, Christo/Aldila harus puas dengan medali perunggu pada SEA Games 2025 Thailand bulan lalu.

Baca juga: Dua ganda putra Indonesia bersiap lakoni semifinal tenis SEA Games

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |