Bungkam Myanmar, Timnas Voli Putra Indonesia incar juara grup

2 months ago 23

Jakarta (ANTARA) - Tim Nasional Bola Voli Putra Indonesia mengincar juara grup setelah membungkam Myanmar 3-0 (25-15, 25-22, 25-19) pada penyisian Grup B cabang bola voli SEA Games Thailand di Indoor Stadium Huamark, Bangkok, Senin.

"Mudah-mudahan kita bisa ambil juara grup dan nanti siapa pun lawannya di semi final tidak ada pilihan kita harus fokus biar bisa final dan dapat medali," kata Asisten Pelatih Timnas Voli Putra Indonesia Erwin Rusni.

Myanmar menunjukkan perlawanan ketat pada awal set pertama, Ketika menyamakan skor setelah tertinggal 0-3 dari Indonesia.

Namun, Rivan Nurmulki dan kawan-kawan langsung meredam momentum comeback Myanmar dengan terus menambah poin hingga menyelesaikan set pertama dengan kemenangan.

Perlawanan sengit kembali tersaji di babak kedua saat Myanmar kembali menyamakan skor 6-6. Meskipun kembali tertinggal, Myanmar terus mendekat, namun Indonesia berhasil mencetak poin-poin krusial untuk kembali mengamankan kemenangan.

Meskipun Myanmar terus berusaha keras untuk memperkecil ketertinggalan, namun Indonesia terus menjaga dominasi pada set ketiga hingga meraih poin terakhir untuk mengakhiri laga dengan kemenangan.

Kemenangan itu mengubur mimpi Myanmar untuk untuk mendapatkan tiket babak semifinal karena sebelumnya juga menelan kekalahan telak 0-3 pada laga pertama melawan Filipina.

Erwin menjelaskan bahwa secara kualitas permainan, Indonesia masih cukup unggul dibandingkan Myanmar sehingga anak-anak asuhannya dapat meraih kemenangan telak.

Dalam laga itu, dia melanjutkan, pihaknya juga mencoba merotasi semua pemain sebagai bagian dari pemanasan untuk menghadapi lawan selanjutnya yang lebih berat yaitu Filipina.

Untuk bisa mengamankan posisi juara grup B, skuad Merah Putih harus bisa mengatasi Filipina dalam pertandingan kedua pada Selasa (16/12).

Baca juga: Indonesia raih perunggu voli putri usai kalahkan Filipina

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |