Bulog pastikan gudang sewa 2 juta ton aman dan layak hadapi panen raya

3 weeks ago 16

Jakarta (ANTARA) - Direktur Utama Perum Bulog Amad Rizal Ramdhani memastikan kesiapan gudang sewa berkapasitas dua juta ton beras diverifikasi kelayakan dan keamanannya terlebih dahulu sehingga mampu mendukung penyerapan hasil panen raya di 2026 secara optimal.

Rizal mengatakan setiap gudang yang akan disewa terlebih dahulu melalui tahapan survei ketat, termasuk pengukuran kekuatan lantai gudang guna memastikan mampu menahan beban beras dalam jumlah besar.

"Supaya nggak sampai ditaruh beras, tau-tau ambles gudangnya nanti. Maka harus kita ukur dulu kekuatan lantai gudangnya, yakin aman, baru nanti kita sewa, sesuai dengan aturan," kata Rizal ditemui di sela Rapat Kerja Nasional bersama seluruh jajaran bertajuk Evaluasi Kinerja 2025 dan Rencana Kerja 2026 di Jakarta, Minggu.

Dia menyampaikan langkah verifikasi teknis dilakukan untuk mencegah risiko kerusakan bangunan, seperti amblasnya lantai gudang, yang dapat merugikan negara serta mengganggu kualitas cadangan beras pemerintah.

Baca juga: Bulog pastikan beras disetok di bandara untuk bencana tetap terjaga

Dengan strategi ini, Bulog optimistis penyerapan beras saat panen raya berjalan lancar, aman, dan sesuai standar, sekaligus memperkuat kesiapan logistik nasional dalam menjaga stabilitas pangan.

Tambahan kapasitas dua juta ton tersebut akan dipenuhi melalui pemanfaatan gudang filial dan gudang sewa, mengingat pembangunan 100 gudang baru Bulog saat ini masih dalam tahap proses pengerjaan.

Rizal menjelaskan pencarian gudang tambahan difokuskan pada semester pertama agar penyerapan hasil panen petani dapat dilakukan secara optimal tanpa terkendala keterbatasan ruang penyimpanan.

Bulog membuka peluang kerja sama dengan pengusaha maupun pihak lain yang memiliki gudang representatif dan layak, sepanjang memenuhi standar teknis serta ketentuan peraturan yang berlaku.

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |