BSI sebut 2 juta nasabah aktif berpotensi ikut program tabungan umrah

3 hours ago 2
Kami punya kurang lebih 21 atau 23 juta nasabah, yang Insya Allah mungkin kalau kami hitung, mungkin 10 persennya mampu berumrah...,

Jakarta (ANTARA) - Direktur Sales & Distribution PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) Anton Sukarna mengungkapkan bahwa sekitar 2 juta nasabah aktif BSI berpotensi untuk turut mengikuti program BSI Tabungan Umrah yang baru diluncurkan.

Pihaknya berupaya memaksimalkan besarnya basis nasabah perseroan untuk dikonversi menjadi calon jemaah umrah melalui berbagai pendekatan serta strategi literasi keuangan syariah yang proaktif.

"Kami punya kurang lebih 21 atau 23 juta nasabah, yang Insya Allah mungkin kalau kami hitung, mungkin 10 persennya mampu berumrah. Kami mungkin punya sekitar 2 juta orang yang bisa kami godain (dorong) untuk berangkat umrah," ucap Anton Sukarna di Jakarta, Senin sore (23/2).

Ia menyatakan, perilisan produk tabungan baru tersebut selaras dengan tren kenaikan serta dinamika pergeseran demografi pasar perjalanan umrah. Pasar travel umrah kini bergerak menyasar segmen usia yang lebih muda dan tidak lagi didominasi oleh Generasi Baby Boomers.

Baca juga: BSI rilis produk tabungan untuk permudah nasabah berangkat umrah

Terdapat tren kenaikan perjalanan spiritual yang sangat pesat di kalangan Generasi Milenial dan Gen Z, seiring dengan menguatnya halal lifestyle (gaya hidup halal).

Generasi muda tersebut memposisikan umrah bukan hanya sebagai ibadah rutin, tapi sebagai bagian dari wisata religi di mana mereka merencanakan sejak dini.

"Halal lifestyle (gaya hidup halal) kini menjadi gaya hidup, termasuk umrah dan wisata religi. Ini peluang bagi bank untuk memfasilitasi atau menjembatani keinginan ibadah dengan perencanaan keuangan yang matang dan aman," kata Anton.

Untuk mengoptimalkan potensi tersebut, pihaknya mengambil strategi pendekatan kepada generasi muda melalui peningkatan literasi keuangan serta penguatan edukasi terkait perencanaan keuangan.

Baca juga: BSI catat nilai transaksi remitansi capai Rp116 triliun per akhir 2025

Ia menuturkan, pada tahap awal, perseroan menargetkan peluncuran produk tabungan umrah mampu menarik lebih dari 1 juta nasabah untuk mendaftar, yang diyakini dapat berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan dana murah dan likuiditas perseroan.

Perseroan mencatatkan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 16,20 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp380 triliun per Desember 2025, dengan porsi dana murah (CASA) mencapai 61,62 persen, atau Rp234 triliun. Pertumbuhan tabungan tercatat sebesar 15,7 persen yoy menjadi Rp162,63 triliun.

"Dengan inisiatif ini, BSI optimistis dapat memperluas inklusi keuangan syariah sekaligus mendukung lahirnya generasi muda yang lebih siap secara spiritual dan finansial," ujar Anton.

Baca juga: Tebar promo, BSI bidik perluasan nasabah lewat program Ramadhan

Pewarta: Uyu Septiyati Liman
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |