Jakarta (ANTARA) - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI melaporkan realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sepanjang 2025 mencapai Rp178,08 triliun kepada 3,8 juta debitur yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, mengatakan bahwa perseroan senantiasa berkomitmen mendukung program prioritas pemerintah, terutama pada sektor-sektor produktif.
Hal itu tercermin dari besarnya porsi penyaluran kredit BRI yang diarahkan kepada usaha yang mendorong penyerapan tenaga kerja dan memperkuat ketahanan pangan.
Porsi ke sektor produksi mencapai 64,49 persen dari total penyaluran KUR BRI, mencakup pertanian, perikanan, industri pengolahan, dan jasa lainnya.
Sektor pertanian menjadi kontributor utama dengan pembiayaan mencapai Rp80,09 triliun atau setara 44,97 persen dari keseluruhan KUR yang telah disalurkan BRI. Capaian itu, menurut perseroan, merefleksikan komitmen BRI dalam memperkuat sektor riil.
Akhmad mengatakan perseroan terus berupaya mendorong pertumbuhan sektor UMKM agar tetap sehat dan berkelanjutan sebagai tulang punggung perekonomian nasional.
Ia menambahkan bahwa penyaluran KUR ini juga disertai dengan pendampingan. Dengan begitu, pelaku usaha tidak hanya memperoleh akses permodalan, tetapi juga kapasitas usaha yang semakin kuat sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sebagai bank penyalur KUR terbesar di Indonesia, perseroan memastikan pemberian KUR dilakukan secara prudent, transparan dan akuntabel, sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta dapat dipertanggungjawabkan.
Hal itu dikarenakan KUR merupakan kredit yang 100 persen bersumber dari dana bank, atau menggunakan dana perbankan yang berasal dari penghimpunan dana masyarakat, sehingga kualitas kreditnya harus terjaga dengan baik.
Adapun penyaluran KUR BRI terhadap sebaran rumah tangga secara konsisten meningkat dari tahun ke tahun. Hingga Desember 2025, sekitar 18 dari setiap 100 rumah tangga tercatat telah mengakses fasilitas KUR BRI.
Angka itu meningkat dibandingkan jangkauan KUR BRI pada tahun 2023 dan 2024 yang mencapai 15 rumah tangga dan 17 rumah tangga.
Secara kumulatif, sejak tahun 2015 hingga akhir Desember 2025, BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp1.435 triliun kepada 46,4 juta penerima.
Pewarta: Rizka Khaerunnisa
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































