BPTD Situbondo: Penyeberangan Situbondo-Madura berjalan lancar

1 month ago 20
kemarin itu bukan penutupan, tapi keberangkatan kapal tertunda karena cuaca kurang bagus

Situbondo (ANTARA) - Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Jangkar Situbondo pada Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jawa Timur menyatakan penyeberangan dari Pelabuhan Jangkar ke beberapa pulau di Kabupaten Sumenep Pulau Madura, berjalan lancar, tidak ada penutupan.

Pengawas Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Jangkar Situbondo pada BPTD Kelas II Jatim Abdul Hamid menjelaskan bahwa pada Jumat (19/12) kemarin keberangkatan KMP Munggiyango Hulalo rute Jangkar-Kangean tertunda empat jam karena cuaca tidak mendukung.

"Jadi, kemarin itu bukan penutupan, tapi keberangkatan kapal tertunda karena cuaca kurang bagus, yang seharusnya bertolak dari Pelabuhan Jangkar ke Kangean pukul 08.00 WIB, ditunda sampai dengan pukul 13.00 WIB," kata Abdul Hamid di Situbondo, Sabtu.

Menurut Hamid, pada Jumat (19/12) cuaca sangat tidak mendukung sehingga BPTD harus menunda keberangkatan KMP Munggiyango Hulalo yang berpenumpang sekitar 100 orang tujuan Kangean, Kabupaten Sumenep.

Dia menegaskan setelah empat jam seiring cuaca membaik selanjutnya KMP Munggiyango Hulalo diberangkatkan dan tidak ada penumpukan penumpang di Pelabuhan Jangkar.

"Semua penumpang kapal feri rute Jangkar-Kangean terangkut dan tidak ada penumpang di pelabuhan," kata Abdul Hamid.

Dia menyampaikan pada hari pertama libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, tidak ada penambahan kapal karena belum ada peningkatan jumlah penumpang tujuan beberapa pulau di Madura maupun ke Lembar, Lombok, NTB.

"Kenaikan jumlah penumpang belum ada, baik ke kepulauan maupun ke Lembar (Lombok/NTB)," kata Hamid.

Ia menambahkan pada Sabtu ini ada satu kapal yang beroperasi yakni KMP Trimas Laila rute Jangkar-Lembar yang diberangkatkan pada pukul 13.00 WIB.

"Pada momen libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, ada empat kapal yang beroperasi rute Jangkar ke beberapa pulau di Madura dan Jangkar-Lembar, yaitu KMP Wicitra Dharma I, KMP Munggiyanggo Hulalo, KMP Dharma Kartika, dan KMP Trimas Laila," kata dia.

Baca juga: KSOP pastikan kapal Situbondo-Lombok siap layani angkutan Nataru 2026

Baca juga: BPTD catat 1.500 santri asal Madura kembali ke pesantren di Situbondo

Baca juga: Arus balik penyeberangan Situbondo-Madura meningkat signifikan

Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |