BPBD Lampung: Sejumlah kelurahan di Bandarlampung terdampak banjir rob

3 months ago 20
Semalam telah terjadi banjir rob di Kota Bandarlampung yang menggenangi beberapa kelurahan di Kecamatan Teluk Betung

Bandarlampung (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung menyatakan sejumlah kelurahan di Kota Bandarlampung terdampak banjir rob akibat fase hidrometeorologi basah yang disebabkan adanya cuaca ekstrem di provinsi tersebut.

"Semalam telah terjadi banjir rob di Kota Bandarlampung yang menggenangi beberapa kelurahan di Kecamatan Teluk Betung," ujar Analis Bencana BPBD Provinsi Lampung Wahyu Hidayat saat dihubungi di Bandarlampung, Jumat.

Ia mengatakan adanya bencana banjir rob tersebut terjadi akibat adanya fase hidrometeorologi basah akibat peralihan cuaca memasuki musim penghujan.

"Sebetulnya fase musim hujan itu dimulai di Dasarian II Oktober, jadi sejak tanggal 11 Oktober itu kita sudah masuk musim hujan. Ini terus berlangsung dengan intensitas sedang sampai lebat yang menyasar sebagian besar wilayah di Provinsi Lampung sampai Februari 2026," katanya.

Baca juga: BMKG ingatkan potensi banjir rob akibat fenomena "supermoon"

Dia melanjutkan kejadian banjir rob di Kota Bandarlampung yang terjadi Kamis (6/11) terjadi pukul 18.30 WIB dan pada pukul 21.30 WIB banjir sudah berangsur surut.

"Untuk wilayah yang terdampak banjir rob ada di Jalan Ikan Sepat Gang Haji Hamid II Kelurahan Pesawahan, Kecamatan Teluk Betung Selatan. Jalan Ikan Bawal RT 028 Lingkungan III tepatnya di Pasar Gudang Lelang, Kelurahan Kangkung, Kecamatan Bumi Waras," ucap dia.

Kemudian di belakang Puskesmas Sukaraja, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras. Lalu Jalan Teluk Bone, Kelurahan Kota Karang, Kecamatan Teluk Betung Barat, lalu di Jalan Ikan Sepat Gang Haji Hamid 2, Kelurahan Pesawahan, Kecamatan Teluk Betung Selatan, serta Jalan Ikan Bawal, Kelurahan Kangkung, Kecamatan Bumi Waras.

"Penanganan awal Tim BPBD Kota Bandarlampung bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lainnya sudah berada di lokasi kejadian untuk melakukan asesmen dan mengimbau masyarakat untuk waspada potensi banjir rob untuk beberapa hari ke depan," ucapnya.

Baca juga: BMKG Maritim Lampung: Daerah pesisir masih berpotensi terdampak rob

Baca juga: BNPB: Tanggul laut jebol di Tulang Bawang ditambal dengan geobag

Pewarta: Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |