BPBD Lampung: Enam kabupaten terdampak angin kencang

3 months ago 15

Bandarlampung (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung menyatakan bahwa sebanyak enam kabupaten di provinsi itu terdampak angin kencang akibat cuaca ekstrem.

"Bencana alam angin kencang telah melanda beberapa kabupaten di Provinsi Lampung, sudah ada enam kabupaten terdampak, dan yang terbaru terjadi di Kabupaten Mesuji," ujar Analis Bencana BPBD Provinsi Lampung Wahyu Hidayat saat dihubungi di Bandarlampung, Jumat.

Ia mengatakan enam kabupaten yang terdampak bencana angin kencang tersebut ada di Kabupaten Lampung Timur, Pesawaran, Way Kanan, Tulang Bawang Barat, Lampung Tengah dan Mesuji.

Baca juga: Pohon tumbang akibat hujan dan angin tutupi jalan di Lampung Selatan

"Peristiwa angin kencang ini sejak 1 November hingga kemarin (Kamis, 6/11/2025) tidak ada korban jiwa, namun untuk kerusakan rumah, baik rusak berat, sedang dan rusak ringan ada 144 unit," katanya.

Dia menjelaskan untuk rumah dengan rusak berat di lima kabupaten tersebut ada 27 unit rumah, 28 unit rumah rusak sedang dan 89 unit rumah rusak ringan.

"Kalau diklasifikasi berdasarkan kabupaten terdampak, di Kabupaten Lampung Timur rumah rusak berat ada satu unit, rusak sedang satu unit, Kabupaten Pesawaran ada enam unit rumah rusak berat, 10 unit rumah rusak sedang, dan 37 unit rumah rusak ringan," ucap dia.

Selanjutnya, Kabupaten Way Kanan ada empat unit rumah rusak berat, 10 unit rumah rusak sedang, di Kabupaten Tulang Bawang Barat rumah dengan rusak berat ada 13 unit, dan rumah rusak ringan ada 21 unit, Kabupaten Lampung Tengah ada dua unit yang rusak berat, tujuh unit rusak sedang dan 30 unit rusak ringan. Sedangkan Kabupaten Mesuji, rumah dengan kerusakan berat ada satu unit dan rusak ringan satu unit.

"Bencana alam berupa angin kencang di Kabupaten Mesuji terjadi pada 5 November tepatnya di Desa Tri Karya Mulya, Kecamatan Tanjung Raya, dan Desa Harapan Mukti, Kecamatan Tanjung Raya pada pukul 21.30 WIB. Kejadian tersebut mengakibatkan pohon tumbang yang menimpa atap rumah milik warga dengan kerusakan pada bagian atap mulai ringan hingga berat akibat angin kencang," tambahnya.

Baca juga: BMKG ingatkan waspadai hujan lebat dan angin kencang di Lampung

Baca juga: BMKG: Lampung berpotensi hujan lebat-angin kencang

Menurut dia, tim Tim Reaksi Cepat didampingi Sekretaris BPBD Kabupaten Mesuji telah turun ke lokasi untuk melakukan pendataan dan membantu warga terdampak.

"Tentu dengan adanya peristiwa bencana alam ini, kami meminta masyarakat untuk waspada terhadap ancaman angin kencang akibat peralihan musim, yakni memasuki fase hidrometeorologi basah, dan BMKG juga sudah memberikan peringatan keras atas adanya angin kencang," ujarnya.

Pewarta: Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |