Garut (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Jawa Barat memasang tenda darurat untuk siswa agar tetap bisa melaksanakan kegiatan belajar mengajar karena bangunan sekolahnya berpotensi bahaya terdampak bencana tanah bergerak di Kecamatan Banjarwangi.
"Kita pasang tenda lorong dapat digunakan untuk 70 orang siswa," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut Aah Anwar Saefuloh di Garut, Rabu.
Ia menuturkan, laporan dari Pemerintah Kecamatan Banjarwangi unsur forum komunikasi pimpinan kecamatan sudah selesai dilaksanakan pemasangan tenda di sekolah MI Darul Hikmah pada Selasa (13/1).
Tenda tersebut, kata dia, sebagai tempat sementara untuk menunjang kegiatan belajar mengajar siswa di MI Darul Hikmah, Kampung Cipadung, Desa Bojong, Kecamatan Banjarwangi yang terdampak tanah bergerak.
Baca juga: BNPB bangun 44 unit rumah huntara di Tamiang Hulu Aceh Tamiang
"Pemasangan tenda darurat untuk kepentingan berjalannya kegiatan belajar mengajar," katanya.
Kepala Polsek Banjarwangi Ipda Ipar Suparlan menambahkan, jajarannya bersama unsur aparatur forum komunikasi pimpinan kecamatan dan BPBD Garut bergerak cepat menindaklanjuti adanya bangunan MI Darul Hikmah yang memprihatinkan karena nyaris roboh akibat bencana tanah bergerak.
Upaya yang dilakukan, kata dia, memasang tenda darurat untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi siswa maupun guru dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar.
"Kami hadir bersama Forkopimcam dan BPBD untuk memastikan keselamatan siswa serta mendukung kelancaran proses belajar mengajar," katanya.
Baca juga: Kemenhut data kayu hanyutan di lokasi bencana di Agam
Ia menyampaikan, bencana tanah bergerak di daerah itu terjadi sejak 24 Mei 2025 mengakibatkan kerusakan pada satu rumah warga, satu ruang sekolah MI dan MTs, kemudian satu ruang posyandu, dan ruang PAUD.
Sementara waktu untuk kegiatan belajar mengajar siswa MI, kata dia, dilaksanakan di tenda darurat yang sifatnya sementara sambil menunggu solusi pemerintah dalam menanggulangi daerah yang terdampak bencana.
"Harapannya tenda darurat ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kegiatan belajar mengajar sementara, hingga ada solusi permanen dari pihak terkait," kata Kapolsek.
Baca juga: Bupati: Jumlah pengungsi akibat banjir di Kudus terus bertambah
Pewarta: Feri Purnama
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































