BPBD DKI siapkan pengungsian dan perahu bagi warga di Jalan NIS

3 weeks ago 12

Jakarta (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyiapkan tempat pengungsian dan perahu karet bagi warga yang terdampak banjir di Jalan NIS, Cilandak Timur, Jakarta Selatan.

"Kita sudah menyiapkan puluhan titik pengungsian yang memang dibutuhkan, salah satunya seperti di Cilandak Timur ini, ya, di RT 03/RW 03," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Provinsi DKI Jakarta Mohamad Yohan di Jalan NIS, Cilandak Timur, Jakarta, Senin.

Dia mengatakan hingga pukul 10.00 WIB, belum ada laporan terkait pengungsi, namun pihaknya sudah menyiapkan segala kebutuhan warga di lokasi pengungsian.

Salah satu kebutuhan yang sudah disiapkan itu, yakni terkait akses mobilisasi berupa perahu karet bagi warga yang berangkat maupun pulang dari sekolah atau kantor.

"Lebih kepada mobilisasi warga yang membutuhkan, seperti yang mau keluar ke kantor atau tadi saya lihat ada yang anaknya pulang sekolah, ya," ucap Yohan.

Sebelumnya, BPBD DKI Jakarta melaporkan ketinggian banjir di Jalan NIS, Cilandak Timur, Jakarta Selatan, pada Senin siang turun menjadi 65 sentimeter (cm), dari yang sebelumnya mencapai 95 sentimeter (cm), Senin pagi pukul 09.00 WIB.

Kondisi awal, yakni ketinggian banjir mencapai 20 cm pada pukul 07.45 WIB.

Kemudian, ketinggian banjir di sejumlah wilayah lainnya juga naik, yakni di RT 09/RW 03 dengan ketinggian 50 cm dan RT 13/RW 01 dengan ketinggian 40 cm.

Banjir di Jalan NIS diduga disebabkan hujan intensitas lebat di hulu sehingga membuat kali Krukut meluap.

Berdasarkan data yang dihimpun, warga yang terdampak sebanyak 99 kepala keluarga (KK) atau 326 jiwa di RT 09/RW 03, 149 KK atau 476 jiwa di RT 03/RW03, dan 45 KK atau 105 jiwa di RT 13/RW 01.

Baca juga: Ketinggian banjir di Jalan NIS turun menjadi 65 cm

Baca juga: Ketinggian banjir di Jalan NIS Cilandak Timur hampir 1 meter

Baca juga: Pembangunan turap Kali Krukut Jalan NIS ditarget selesai Desember 2025

Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |