BOSF dan BKSDA lepasliarkan tiga orang utan di Palangka Raya

3 months ago 15
  • Jumat, 7 November 2025 14:21 WIB

Duta Besar Denmark untuk Indonesia Sten Frimodt Nielsen melepasliarkan orang utan subspecies Pongo pygmaeus wurmbii di Pulau Bangamat, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jumat (7/11/2025). Yayasan Borneo Orang Utan Survival Foundation (BOSF) bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah melepasliarkan tiga individu Orang Utan subspecies Pongo Pygmaeus Wurmbii ke tempat prapelepasliaran di Pulau Bangamat untuk mengembangkan insting hidup liar di habitatnya. ANTARA FOTO/Auliya Rahman/agr

Orang utan subspecies Pongo pygmaeus wurmbii berada di tempat prapelepasliaran di Pulau Bangamat, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jumat (7/11/2025). Yayasan Borneo Orang Utan Survival Foundation (BOSF) bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah melepasliarkan tiga individu Orang Utan subspecies Pongo Pygmaeus Wurmbii ke tempat prapelepasliaran di Pulau Bangamat untuk mengembangkan insting hidup liar di habitatnya. ANTARA FOTO/Auliya Rahman/agr

Orang utan subspecies Pongo pygmaeus wurmbii berada di tempat prapelepasliaran di Pulau Bangamat, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jumat (7/11/2025). Yayasan Borneo Orang Utan Survival Foundation (BOSF) bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah melepasliarkan tiga individu Orang Utan subspecies Pongo Pygmaeus Wurmbii ke tempat prapelepasliaran di Pulau Bangamat untuk mengembangkan insting hidup liar di habitatnya. ANTARA FOTO/Auliya Rahman/agr

Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |