Jakarta (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme menyatakan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) perlu diperkuat agar potensi ancaman terorisme dapat dideteksi lebih dini.
Dalam kegiatan rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI di Jakarta, Selasa (20/1), Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komisaris Jenderal Polisi Eddy Hartono mengatakan peran FKPT selama ini sebagai peringatan dini atau early warning dan mitigasi sejak awal.
"Selama ini peran FKPT di 36 provinsi sudah efektif, namun perlu dikuatkan," kata Eddy, seperti dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.
Apalagi, kata dia, pelaksanaan FKPT merupakan bentuk amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018, yakni pencegahan melalui kesiapsiagaan nasional dan pemberdayaan masyarakat.
FKPT merupakan sebuah forum yang dibentuk BNPT di tingkat daerah (provinsi/kota) sebagai mitra strategis untuk mengoordinasikan dan melaksanakan program pencegahan terorisme dan radikalisme melalui pemberdayaan masyarakat, edukasi, penelitian, serta sosialisasi pemahaman agama moderat untuk membangun ketahanan nasional.
Eddy menyampaikan apresiasi atas dukungan Komisi XIII DPR RI dalam melaksanakan pencegahan dan mitigasi ancaman paham radikal terorisme.
"Terima kasih Komisi XIII sudah mendukung sehingga kami bisa melakukan tugas kami secara optimal," ujarnya.
Pada kesempatan sama, anggota Komisi XIII DPR RI Umbu Kabunang Rudi Yanto Hunga mendukung penguatan FKPT dan berharap FKPT dapat lebih menjangkau generasi muda.
"FKPT harus dikuatkan karena tugas besar BNPT adalah pencegahan. Harapannya, FKPT bisa menyasar dan melakukan mitigasi ke sekolah dan remaja," ucap Umbu.
Adapun rapat tersebut merupakan rapat dengar pendapat perdana BNPT pada tahun 2026 bersama Komisi XIII DPR RI yang dilaksanakan secara tertutup.
Rapat ditutup dengan dengan komitmen BNPT dan Komisi XIII DPR RI untuk terus berkolaborasi dalam memastikan stabilitas nasional tetap terjaga dari segala bentuk ancaman radikalisme dan terorisme.
Baca juga: BNPT ungkap 27 rencana serangan terorisme berhasil digagalkan
Baca juga: BNPT ajukan Perpres tentang level ancaman terorisme
Baca juga: BNPT: Indonesia saat ini berada pada situasi waspada terkendali
Pewarta: Agatha Olivia Victoria
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































