BNN: Hukum keras jaringan narkotika luar negeri agar beri efek jera

2 weeks ago 9

Jakarta (ANTARA) - Badan Narkotika Nasional (BNN) RI menegaskan pentingnya penerapan hukuman yang keras dan tegas bagi para pelaku kejahatan narkotika sebagai efek jera, terutama terhadap jaringan yang berupaya mengedarkan narkotika dari luar negeri.

Saat bertemu dengan Kapolda Kepulauan Riau di Markas Polda Kepulauan Riau, Jumat (16/1), Kepala BNN RI Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menilai hal tersebut penting agar Indonesia tidak terkesan lemah dalam menghadapi kejahatan narkotika.

"Ini sekaligus sebagai wujud komitmen negara dalam melindungi masyarakat dari ancaman narkotika," ucap Komjen Pol. Suyudi, seperti dikutip dari keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Ia menyampaikan penanganan kejahatan narkotika harus dilakukan secara linier dan terpadu.

Dikatakan bahwa upaya tersebut tidak hanya mengedepankan pemberantasan melalui penegakan hukum, tetapi juga diperkuat dengan langkah pencegahan serta rehabilitasi guna memutus mata rantai peredaran gelap narkotika.

Maka dari itu melalui pertemuan, Suyudi mengharapkan sinergi yang telah terbangun antara BNN dan Polda Kepulauan Riau dapat terus diperkuat dan ditingkatkan.

"Dengan demikian, pelaksanaan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di wilayah Kepulauan Riau dapat berjalan lebih efektif, berkelanjutan, serta berdampak nyata bagi perlindungan masyarakat," tuturnya.

Dia pun menyampaikan apresiasi atas sinergi dan kolaborasi yang selama ini terjalin antara BNN, melalui BNN Provinsi Kepulauan Riau, dengan Polda Kepulauan Riau dalam upaya P4GN.

Menurutnya, soliditas antarlembaga menjadi faktor kunci dalam menghadapi kompleksitas ancaman kejahatan narkotika, khususnya di Kepulauan Riau yang memiliki karakteristik geografis strategis dan berbatasan langsung dengan sejumlah negara.

Pertemuan tersebut menjadi momentum strategis dalam memperkuat koordinasi dan sinergi antarlembaga guna menghadapi dinamika serta tantangan kejahatan narkotika di wilayah Kepulauan Riau.

Agenda pertemuan dengan Kapolda Kepulauan Riau mengawali kunjungan kerja di Batam, dengan didampingi sejumlah pejabat utama BNN RI, termasuk Kepala BNN Provinsi Kepulauan Riau, Brigadir Jenderal Polisi Hanny Hidayat.

Baca juga: BNN bongkar pabrik gelap narkoba jaringan global di apartemen Jaksel

Baca juga: BNN gerebek lab pembuatan narkoba vape dan happy water di Ancol

Pewarta: Agatha Olivia Victoria
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |