Jakarta (ANTARA) - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Aceh melakukan pendampingan psikososial Bersama Forum Generasi Berencana (Genre) Aceh, Petugas Lapangan KB (PLKB), serta tenaga kesehatan setempat, di daerah-daerah yang terdampak banjir.
Selain pendampingan psikososial, BKKBN juga menyelenggarakan sosialisasi dan edukasi Keluarga Berencana (KB) di Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh Safrina Salim dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, menegaskan kehadiran Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN di wilayah terdampak bencana bukan hanya untuk memberikan layanan teknis, melainkan juga menghadirkan empati dan dukungan nyata bagi masyarakat.
Baca juga: BKKBN perkuat layanan kesehatan keluarga di wilayah bencana
"Bencana tidak hanya berdampak pada fisik dan lingkungan, tetapi juga meninggalkan luka psikologis dan tekanan dalam keluarga. Oleh karena itu pemulihan pascabencana harus menyentuh aspek kesehatan reproduksi, ketahanan mental, dan perencanaan keluarga agar masyarakat dapat bangkit secara utuh," ujar Safrina.
Tidak hanya fokus pada pemulihan kesehatan fisik, kegiatan tersebut juga memberikan perhatian khusus pada pemulihan kondisi mental dan emosional anak serta remaja yang terdampak bencana banjir.
Baca juga: BKKBN Aceh beri pendampingan psikososial remaja pasca-bencana
Forum Genre Aceh melaksanakan Psychological First Aid (PFA) atau pertolongan pertama psikososial untuk membantu anak-anak dan remaja mendapatkan kembali rasa aman, dukungan emosional, dan ruang ekspresi yang sehat.
Pendekatan yang dilakukan tidak semata-mata berorientasi pada penyampaian informasi, tetapi menitikberatkan pada kehadiran langsung, empati, dan pendampingan berkelanjutan bagi masyarakat.
"Pemulihan pascabencana tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, penyuluh, dan komunitas seperti Genre, menjadi kekuatan utama untuk membangun kembali keluarga yang tangguh dan berdaya," kata Safrina Salim.
Baca juga: BKKBN Aceh fokus pemulihan trauma kelompok rentan pascabencana
Pewarta: Lintang Budiyanti Prameswari
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































