Jakarta (ANTARA) - Polisi menyelidiki potensi pidana dalam kasus tiang provider yang roboh menimpa dua rumah kontrakan di Jalan KH Hasyim, Pondok Cabe, RT 06 RW 01, Kembangan Utara, Kembangan, Jakarta Barat (Jakbar).
"Kalau untuk proses penyelidikan masih dilakukan pendalaman oleh pihak Reskrim," kata Kasie Humas Polres Metro Jakarta Barat AKP Wisnu Wirawan saat dihubungi di Jakarta, Minggu.
Berdasarkan keterangan saksi, kata Wisnu, insiden itu terjadi saat sejumlah pekerja melakukan pemasangan selongsong tower pada Sabtu (11/4) pagi.
"Menurut keterangan dari saksi, pekerja pada pukul 08.00 WIB melakukan pemasangan selongsong tower. Saat itu, kondisi selongsong melintir, sehingga membuat tiang penyangga tidak kuat," ujar Wisnu.
Imbasnya, tiang provider roboh dan menimpa dua rumah kontrakan di kawasan tersebut. Kejadian itu juga membuat satu warga bernama Ahmad (53), yang mengalami luka ringan.
"Luka di bagian kepala atas benjol, sama bagian telinga kanan lecet," tutur Wisnu.
Sebelumnya, sebuah tiang provider roboh hingga menimpa dua rumah kontrakan di Jalan KH Hasyim, Pondok Cabe, RT 06 RW 01, Kembangan Utara, Kembangan, Jakarta Barat, Sabtu pagi.
Baca juga: Tiang provider roboh timpa dua rumah kontrakan di Kembangan Jakbar
Akibat peristiwa itu, objek yang tertimpa rusak parah serta satu orang dilaporkan terluka.
"Ada tiang provider yang jatuh saat pemasangan dan menimpa dua unit kontrakan, ada satu korban luka ringan di bagian belakang telinga, sudah mendapatkan pengobatan," kata Camat Kembangan Joko Suparno saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (11/4).
Dia mengatakan kerugian materi imbas insiden tersebut masih dalam proses penghitungan, lantaran kondisi akses masuk ke dalam rumah yang tertimpa itu masih berisiko.
"Untuk korban, harta benda, masih dalam perhitungan, karena akses untuk masuk ke dalam rumah masih mengkhawatirkan," ungkap Joko.
Peristiwa itu dilaporkan terjadi ketika beberapa orang sedang memasang tower provider setinggi kurang lebih empat meter, namun besi tiang terjatuh dan menimpa kontrakan serta satu orang mengalami luka ringan.
Joko menyebutkan saat ini, aktifitas pekerjaan telah dihentikan untuk penyelidikan lebih lanjut.
"Warga yang menjadi korban agar segera mendapat tempat tinggal serta penggantian yang layak," ujar Joko.
Pihaknya pun sudah meninjau lokasi kejadian dan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak.
"Memberikan bantuan kepada warga rumah roboh karena tertimpa tiang tower yang sedang dalam proses pemasangan di wilayah RT 06 RW 01," imbuh Joko.
Baca juga: Tembok Pasar Induk Kramat Jati roboh akibat gunungan sampah
Baca juga: Penjelasan polisi soal papan reklame yang roboh di JPO Kebon Jeruk Jakbar
Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































