Palembang (ANTARA) - Badan Gizi Nasional (BGN) telah mengoperasikan 500 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk melaksanakan program makan bergizi gratis (MBG) Presiden Prabowo Subianto, di wilayah Sumatera Selatan.
"Hingga Desember 2025 ini, telah dibangun 500 titik dapur SPPG dari target 808 dapur di 17 kabupaten/kota Sumsel, dan mampu melayani 1,4 juta orang penerima manfaat," kata Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Palembang Nurya Hartika Sari, di Palembang, Sabtu.
Dia menjelaskan, untuk merealisasikan dapur SPPG sesuai target itu, secara bertahap pembangunannya hingga saat ini terus berjalan dan pada 2026 bisa dituntaskan.
Dengan keberadaan dapur SPPG sekarang ini, program MBG berjalan sesuai dengan prosedur dan kebutuhan gizi penerima manfaat.
Penerima manfaat program MBG di Sumsel, tidak hanya siswa, tetapi telah menyasar balita, ibu hamil dan ibu menyusui yang disalurkan selama enam hari.
"Hasil tinjauan tim, dapur SPPG yang ada di provinsi ini telah berjalan sesuai prosedur, mulai dari pemilihan bahan makanan, hingga proses pengemasan," ujar Nurya Hartika.
Baca juga: Kemen PU teken kontrak pekerjaan pembangunan gedung SPPG di 152 lokasi
Sementara Wali Kota Palembang Ratu Dewa menjelaskan di wilayah kota dengan 18 kecamatan itu telah dibangun 124 dapur SPPG.
"Operasional dapur SPPG itu mendapat pengawasan ketat dari Satgas MBG untuk memastikan menu makanan yang disalurkan kepada siswa, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, sesuai dengan kebutuhan gizi mereka," jelasnya.
Berdasarkan pemantauan Tim Satgas MBG, makanan yang dibagikan kepada siswa di sekolah-sekolah dan kelompok penerima manfaat lainnya dalam wilayah 18 kecamatan sudah sesuai dengan ketentuan.
Untuk mencegah muncul keluhan dari masyarakat terkait menu makanan MBG yang dinilai belum sesuai dengan kebutuhan gizi, pihaknya mengoptimalkan kegiatan pengawasan.
"Pengawasan yang dilakukan selama ini akan lebih ketat, sehingga jika ada indikasi menu MBG belum sesuai dengan kebutuhan gizi penerima manfaat, bisa cepat diperbaiki," kata Wali Kota Ratu Dewa.
Baca juga: 11 SPPG di Blora berhenti operasi karena dana BGN belum cair
Baca juga: BGN siapkan skema akselerasi pembangunan 8.200 SPPG kawasan 3T
Pewarta: Yudi Abdullah
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































