BGN aktifkan kembali SPPG Seri Kuala Lobam di Kabupaten Bintan

5 hours ago 1

Bintan (ANTARA) - Badan Gizi Nasional (BGN) mengaktifkan kembali Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), setelah sempat ditutup sementara akibat ketidaksesuaian penyajian menu Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Pengaktifan kembali ini dilakukan setelah melalui proses evaluasi dan verifikasi menyeluruh sesuai ketentuan yang berlaku," kata Ketua Satgas MBG Kabupaten Bintan Rony Kartika, di Bintan, Jumat.

Rony yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Bintan itu menyebut SPPG Seri Kuala Lobam kembali beroperasi terhitung 16 Maret 2026 berdasarkan surat keputusan BGN.

Berdasarkan surat yang diterima dari BGN, kata Rony, SPPG tersebut dinyatakan telah memenuhi sejumlah persyaratan utama, di antaranya melakukan perbaikan proses pengolahan makanan sesuai standar MBG serta pembenahan infrastruktur dan sarana pendukung.

Kendati kembali beroperasi, Rony menegaskan pengawasan dan pemantauan terhadap SPPG Seri Kuala Lobam akan dilakukan secara ketat guna memastikan pelayanan pemenuhan gizi berjalan sesuai standar yang ditetapkan BGN.

Baca juga: BGN sebut SPPG yang dihentikan sementara terus perbaiki kualitas

Ia pun mengajak masyarakat berperan aktif dalam melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Program MBG di lapangan. Masukan dari masyarakat menjadi bagian penting dalam evaluasi keberlangsungan program Asta Cita Presiden Prabowo tersebut.

"Kami butuh pengawasan masyarakat secara langsung untuk memastikan Program MBG berjalan dengan baik, tidak hanya di satu SPPG, melainkan seluruh SPPG di Bintan," ucapnya.

Rony menambahkan bahwa khusus SPPG Seri Kuala Lobam yang bermitra dengan Yayasan Gawe Rencage Pasundan, mendistribusikan MBG bagi 2.870 siswa di 20 sekolah mulai dari peserta didik PAUD-TK, hingga siswa SD/SMP/SMA sederajat, termasuk 252 ibu hamil, ibu menyusui, serta balita di wilayah Kecamatan Seri Kuala Lobam.

"Total ada 16 SPPG yang sampai saat ini telah beroperasi di wilayah Bintan," ucap Rony.

Baca juga: BGN beri sanksi 1.251 SPPG langgar SOP selama tahun 2026

Adapun penutupan sementara SPPG Seri Kuala Lobam per 8 Maret 2026, berkaitan dengan penyajian menu MBG yang tidak memenuhi standar gizi, yakni berupa kelapa utuh yang dibagikan kepada ribuan penerima manfaat, bahkan sempat viral di media sosial.

Pewarta: Ogen
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |