Tanjungpinang (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menargetkan perolehan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) tahun 2026 sebesar Rp16 miliar atau meningkat dari target tahun 2025 sebesar Rp15 miliar.
Kepala Baznas Kepri Arusman Yusuf menyatakan tahun lalu penerimaan ZIS di provinsi tersebut mencapai target yang telah ditetapkan.
"Target zakat memang terus meningkat setiap tahunnya, tetapi kami optimistis bisa tercapai," kata Kepala Baznas Kepri Arusman Yusuf usai menghadiri peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Ke-80 Kementerian Agama di Kantor Kanwil Kementerian Agama Kepri di Kota Tanjungpinang, Sabtu.
Arusman menyampaikan bahwa sejauh ini penerimaan ZIS masih didominasi oleh zakat profesi Aparatur Sipil Negara (ASN) termasuk di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri yang mencapai Rp500 juta per bulan.
Kemudian, ada pula zakat perusahaan swasta, lalu muzaki atau orang-orang wajib membayar zakat, serta dana infak dan sedekah yang dikumpulkan Baznas.
"Tahun ini, kami lakukan sosialisasi masif ke dinas-dinas yang belum maksimal membayar zakat, termasuk perusahaan dan muzaki," ujarnya.
Arusman menambahkan, Baznas Kepri turut meluncurkan gerakan gemar berinfak (Gempak) Gen-Z yang menyasar anak-anak sekolah SMA/SMK/SLB/MAN negeri maupun swasta.
Baca juga: Baznas Kepri salurkan beasiswa senilai Rp800 juta bagi 320 mahasiswa
Program itu diimplementasikan dengan menyebarkan kotak infak ke sekolah-sekolah, lalu uang infak yang terkumpul akan dikembalikan lagi ke sekolah bersangkutan guna menunjang program-program positif di lingkungan satuan pendidikan.
"Uang itu bisa dipakai memperbaiki fasilitas rusak di sekolah, misalnya kamar mandi," ungkapnya.
Arusman mengatakan Baznas Kepri telah menyiapkan konter pelayanan pembayaran zakat di pusat-pusat keramaian, seperti mal, pelabuhan, dan bandara, untuk memudahkan masyarakat membayar zakat. Pembayaran zakat pun bisa dilakukan secara online melalui website baznaskepri.org.
Adapun hasil perolehan ZIS yang dihimpun Baznas Kepri dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program bantuan sosial, mulai dari beasiswa pendidikan bagi mahasiswa, bantuan pengembangan UMKM, bantuan untuk dai atau pendakwah yang menyiarkan agama Islam di daerah terpencil, termasuk bantuan kesehatan dan bencana alam.
Oleh karena tu, Baznas Kepri terus berupaya meningkatkan penerimaan zakat dengan harapan memberikan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat setempat.
Baca juga: Baznas RI miliki sejumlah program pemberdayaan ekonomi masyarakat
"Tahun 2025, seluruh dana ZIS yang terkumpul sudah disalurkan kepada masyarakat melalui program-program unggulan Baznas Kepri," demikian Arusman.
Pewarta: Ogen
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































