Jakarta (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)/Bazis Jakarta Timur berhasil merealisasikan program bedah rumah terhadap 141 rumah warga tak mampu sepanjang 2025.
"Kami terus menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat kurang mampu. Sepanjang tahun 2025, kami berhasil merealisasikan program bedah rumah terhadap 141 rumah warga tidak mampu," kata Staf Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Bazis Jakarta Timur Anas Abi Anzah di Jakarta, Rabu.
Seluruh program bedah rumah tersebut didanai dari pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari masyarakat. Bantuan ini menjadi bentuk nyata pemanfaatan dana ZIS untuk meningkatkan kualitas hidup warga.
Anas menjelaskan, pelaksanaan bedah rumah merupakan tindak lanjut dari berbagai usulan masyarakat, baik melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), reses anggota dewan, maupun pengajuan langsung dari warga.
"Alhamdulillah, tahun lalu seluruhnya telah selesai dilaksanakan dengan lancar menggunakan dana ZIS yang kami kelola," ujar Anas.
Baca juga: Jaktim salurkan santunan kepada ribuan mustahik sebesar Rp2,2 miliar
Lalu, bedah rumah menjadi salah satu program unggulan Baznas Bazis karena dana yang dihimpun dari masyarakat dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk kegiatan sosial yang berdampak langsung.
"Ini merupakan bukti nyata bahwa dana ZIS benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan umat," ucapnya.
Adapun proses bedah rumah rata-rata memerlukan waktu sekitar 20 hari untuk setiap unit. Luas rumah yang diperbaiki berkisar antara 30 hingga 50 meter persegi (m2) dengan kondisi awal umumnya rusak berat dan tidak layak huni.
"Kami terus mengajak masyarakat untuk menunaikan ZIS melalui Baznas (Bazis) DKI Jakarta karena sangat membantu para mustahik," kata Anas.
Adapun Baznas RI melalui Program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) berhasil memperbaiki sebanyak 1.240 rumah milik mustahik di berbagai daerah di Indonesia sepanjang tahun 2025.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya Baznas dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat kurang mampu, khususnya pada aspek hunian yang layak, aman, dan sehat.
Baca juga: Baznas Bazis Jakut bedah 35 unit rumah pada 2025
Baca juga: Warga disarankan bedah rumah bila tak mau direlokasi dari lokasi kumuh
Dalam pelaksanaannya, Baznas RI menggandeng Baznas daerah serta bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) guna memastikan kualitas pembangunan.
Hal tersebut penting agar hasil perbaikan rumah dapat dimanfaatkan secara optimal, sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat di masing-masing daerah, dan berjangka panjang.
Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































