Baznas berdayakan ibu kantin sekolah hingga raup Rp40 juta per bulan

2 weeks ago 10
Dalam program ini mustahik mendapatkan edukasi kewirausahaan, termasuk pencatatan dan laporan keuangan, agar usaha dapat berkembang secara terukur dan berkelanjutan

Jakarta (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI melalui Program Baznas Microfinance Desa (BMD) berhasil memberdayakan Yulia Tuntina, pedagang kantin sekolah di Bukittinggi, Sumatra Barat, untuk meningkatkan omzet hingga menembus Rp40 juta per bulan.

Melalui keterangan di Jakarta, Selasa, Yulia menyampaikan rasa syukur atas bantuan modal dan pendampingan yang selama ini diberikan Baznas dalam mengembangkan usahanya. Ia mengatakan dukungan dari Baznas membawa perubahan besar bagi usaha makanan dan minuman yang dijalankannya.

"Sebelum mendapat bantuan dari Baznas, omzet usaha saya hanya Rp20 juta per bulan dengan penghasilan bersih Rp3 juta. Alhamdulillah, setelah mendapat bantuan dan pendampingan Baznas, omzet naik jadi Rp40 juta per bulan dengan penghasilan bersih sekitar Rp6 juta," katanya.

Baca juga: BAZNAS luncurkan Microfinance Desa bantu pelaku UMKM kembangkan usaha

Warga Kelurahan Tarok Dipo, Kecamatan Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, itu menyebut peningkatan usaha tersebut turut membantu memperbaiki kondisi ekonomi keluarganya.

"Terima kasih Baznas dan para muzaki. Berkat bantuan modal dan pendampingan yang diberikan, Alhamdulillah, usaha saya bisa kian berkembang," ujar Yulia.

Secara terpisah Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan mengapresiasi capaian Yulia yang dinilai mampu memanfaatkan bantuan dan pendampingan secara optimal.

"Sejak bergabung sebagai mustahik binaan Baznas, usaha yang digelutinya menunjukkan perkembangan yang signifikan," ucap Saidah.

Baca juga: Baznas resmikan BMD di Tulungagung, bantu kemandirian usaha mustahik

Saidah mengatakan keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa zakat produktif yang dikelola Baznas mampu mendorong UMKM naik kelas dan meningkatkan kesejahteraan mustahik.

Bukan sekadar peningkatan pendapatan, lanjut dia, Yulia kini juga secara rutin berpartisipasi dalam program wakaf Al-Quran sebagai bentuk kepedulian sosial

Menurut Saidah, keberhasilan tersebut tidak lepas dari pendampingan yang diberikan melalui Program BMD.

"Dalam program ini mustahik mendapatkan edukasi kewirausahaan, termasuk pencatatan dan laporan keuangan, agar usaha dapat berkembang secara terukur dan berkelanjutan," ucapnya.

Baca juga: Baznas sukses berdayakan UMKM binaan hingga raup Rp700 juta per bulan

Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |