Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menyebar lima tim tanggap darurat bencana untuk terjun ke lapangan melakukan analisa kebutuhan sekaligus menyalurkan bantuan logistik kepada korban di sejumlah wilayah terdampak banjir.
"Tim yang sudah kami bentuk ini langsung turun ke titik-titik banjir guna mempercepat pendataan serta distribusi bantuan," kata Ketua Baznas Kabupaten Bekasi Aminulloh di Cikarang, Kamis.
Dia mengatakan kelima tim ini ditugaskan menjangkau seluruh titik wilayah kecamatan terdampak banjir untuk mendistribusikan bantuan secara tepat sasaran guna memastikan pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak banjir.
"Seluruh tim bergerak secara serentak untuk menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir. Bantuan yang kami berikan berupa kebutuhan bahan pokok seperti beras, telur, mi instan, minyak goreng serta bumbu dapur untuk menunjang kebutuhan memasak warga," katanya.
Skema penyaluran bantuan logistik tersebut dilakukan secara langsung kepada para kepala keluarga penerima manfaat serta dapur-dapur umum maupun titik pengungsian yang melayani para penyintas banjir.
Baca juga: Banjir landa Jalan Raya Bekasi Timur dekat Stasiun Jatinegara
"Bantuan juga kami berikan ke dapur umum yang menampung para pengungsi. Sehingga diharapkan bantuan pangan itu dapat segera diolah dan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi harian warga di lokasi pengungsian," katanya.
Pihaknya turut membantu pemerintah daerah dalam upaya penanganan darurat banjir dengan mengirimkan 3.000 karung untuk membantu menangani tanggul kritis Sungai Citarum yang jebol di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muaragembong.
"Upaya penanganan darurat ini dilakukan secara gotong-royong bersama BPBD, warga setempat, dan lintas sektor lain menggunakan material darurat seperti karung, pasir, bambu, batu maupun bronjong," ucapnya.
Aminulloh memastikan akan terus memperkuat koordinasi dan sinergi bersama BPBD Kabupaten Bekasi serta lintas sektor terkait selama masa tanggap darurat untuk memastikan penanganan banjir berjalan optimal, termasuk penyaluran bantuan telah sesuai dengan kebutuhan warga terdampak.
“Ya, tentunya kami akan terus berkoordinasi dan bersinergi dengan BPBD serta unsur lintas sektor lainnya agar penanganan banjir dapat berjalan efektif.
"Sinergi ini penting untuk memastikan bantuan yang disalurkan bisa sampai dengan baik untuk meringankan beban masyarakat terdampak sekaligus mempercepat upaya penanganan di masa pemulihan bencana ini," kata dia.
Baca juga: Pemkab Bekasi minta perbaikan tanggul kritis secara permanen
Baca juga: Tanggul Sungai Citarum jebol, 553 KK di Muaragembong terdampak banjir
Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































