Jakarta (ANTARA) - Banjir di sejumlah ruas jalan dan permukiman di wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara, berangsur surut pada Jumat siang.
Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara, Heria Suwandi menyebutkan, untuk mempercepat surutnya genangan, seluruh stasiun pompa utama telah dioperasikan.
“Stasiun Pompa Artha Gading, Stasiun Pompa BGR, Pompa Don Bosco dan Pompa Betik seluruhnya beroperasi," kata Heria di Jakarta, Jumat.
Selain itu, pihaknya juga mengoperasikan pompa bergerak (mobile) dan pompa portable di titik-titik rawan genangan.
Pihaknya menyiagakan lima unit pompa bergerak yang ditempatkan di lokasi strategis seperti di RW 12 Kelurahan Kelapa Gading, Pompa BGR Kelapa Gading, Pompa Artha Gading, Subpolder Maybank serta kawasan Pegangsaan Indah, Kelapa Gading.
Baca juga: Daan Mogot Jakbar masih terendam banjir
Baca juga: Warga Pondok Karya pilih naik perahu untuk berangkat kerja saat banjir
Penempatan pompa dilakukan berdasarkan hasil pemantauan lapangan agar genangan dapat segera dialirkan ke saluran utama dan waduk pengendali.
Menurut dia, kondisi genangan di Jalan Hybrida telah berangsur surut dengan ketinggian air mencapai sekitar 10 sentimeter (cm).
Sementara itu, genangan di permukiman warga RW 03, Pegangsaan Dua juga mulai surut dengan ketinggian sekitar 15 cm.
Selain di Kelapa Gading, stasiun pompa di lima kecamatan lainnya di Jakarta Utara juga beroperasi secara optimal, menyesuaikan dengan kondisi cuaca dan potensi genangan di masing-masing wilayah.
Dia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berperan aktif dalam upaya pencegahan banjir, mengingat cuaca ekstrem di Jakarta masih berlangsung. "Jagalah kebersihan lingkungan," katanya.
Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































