ASUS incar peningkatan pangsa pasar perangkat Expert Series

1 month ago 23

Jakarta (ANTARA) - ASUS Indonesia mengincar peningkatan signifikan pangsa pasar perangkat untuk segmen bisnis, Expert Series, pada tahun 2026.

"Di 2026 dari sisi market share (pangsa pasar) inginnya naik dua kali lipat dari 2025. Jadi, harusnya target kita di 2026 itu market share-nya sudah mencapai 18 persen," kata Kepala Pemasaran Produk Komersial ASUS Indonesia Aldy Ramadiansyah di Jakarta, Selasa.

Pangsa pasar perangkat Expert Series keluaran ASUS saat ini tercatat berada di kisaran 11 persen, meningkat tajam dari sekitar lima persen pada tahun 2024.

Dari sisi volume, ASUS pada 2026 menyasar penjualan sekitar 350.000 unit produk dalam lini Expert Series, yang mencakup laptop ExpertBook, ExpertCenter (PC desktop), dan perangkat PC All-in-One (AiO).

"Kami berencana untuk menjadi nomor satu dalam tiga tahun di kategori Commercial PC," kata Aldy, menambahkan, ASUS saat ini masih berada di peringkat ketiga.

Baca juga: ASUS luncurkan Expert Series dengan TKDN atas 40 persen

Expert Series adalah lini produk ASUS untuk segmen pasar bisnis/komersial.

Berbeda dengan produk konsumer, lini produk ini hanya dijual dalam skema bisnis ke bisnis, dapat disesuaikan spesifikasinya, serta memiliki perangkat keras dan perangkat lunak dengan tingkat keamanan tinggi.

ASUS menyatakan bahwa fokus utama perusahaan ke depan adalah meningkatkan penetrasi produk komersial ke sektor industri jasa keuangan, pemerintahan, dan manufaktur.

Dengan strategi tersebut, ASUS optimistis dapat mempertahankan pertumbuhan dan memperluas pangsa pasar di segmen pasar perangkat komersial tahun depan.

Baca juga: ASUS siapkan produk Expert P Series untuk komersial dan pemerintahan

Baca juga: Penjualan B2B dan B2G ASUS Indonesia naik 150 persen pada kuartal I 2025

Pewarta: Pamela Sakina
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |