Archibald versus Branch, penentu big match di pekan ketujuh IBL 2026

3 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Pertandingan big match antara Pelita Jaya Jakarta melawan Bogor Hornbills, di GMSB, Jakarta, Minggu, pukul 20.00 WIB, menjadi penutup pekan ketujuh Indonesian Basketball League (IBL) 2026, sekaligus menjadi momen duel Amorie Archibald dan Stephaun Branch.

Laman IBL, menyatakan, Archibald yang membela tuan rumah dan Branch yang menjadi bintang tim tamu, akan mewarnai persaingan di papan atas klasemen sementara liga.

Archibald didatangkan untuk mengisi kekosongan guard, setelah Jerome Anthony Beane Jr. harus fokus pada pemulihan cedera. Kehadirannya terbukti krusial dalam menjaga konsistensi Pelita Jaya musim ini.

Baca juga: Hardianus jadi pemain pertama raih 1.000 Assist Club IBL

Dia membukukan rata-rata 15,7 poin per laga (ppg), 3,9 rebound per laga (rpg), dan 1,3 steal per laga (spg), sekaligus menjadi motor serangan tim. Dia juga mampu menjadi pengumpan andalan bagi rekan setim. Terbukti, pebasket berpostur tubuh 1,9 meter itu telah menorehkan 7,6 assist per laga (apg) hingga pertengahan musim reguler.

Di sisi lain, Branch yang berposisi sama juga telah tampil impresif sebagai tulang punggung Hornbills.

Dia mencatatkan rata-rata 22 ppg, 9,3 rpg, lima apg, dan 3,4 spg. Performa tersebut melampau catatannya musim lalu saat masih membela Tangerang Hawks Basketball. Pemain asal Amerika Serikat (AS) itu juga sempat mencetak 46 poin dalam satu pertandingan, saat melawan Pacific Caesar Surabaya.

Perpaduan Branch, Travin Thibodeaux, dan Kaleb Wesson, telah meningkatkan performa Hornbills. Ditambah dengan kontribusi dari pemain lokal seperti David Nuban, Hans Abraham, dan Daniel Wenas, membuat klub tersebut menjelma sebagai penantang terbaik meraih gelar musim ini.

Baca juga: David Nuban masuk 1.000 Points Club IBL

Sementara itu berdasarkan statistik, Pelita Jaya yang dilatih David Singleton masih tampil sempurna tanpa kekalahan, alias memiliki rekor laga 9-0 (menang-kalah), sehingga menempati peringkat pertama klasemen sementara. Sedangkan Hornbills yang dikomandoi Cesar Camara Peres mencatatkan rekor laga 8-1 dan berada di posisi ketiga, serta menjadi penantang serius bagi tim juara IBL 2024 itu.

Rekor laga Hornbills musim ini merupakan pencapaian terbaik mereka sejak bergabung di liga.

Oleh sebab itu, pertemuan pertama kedua tim dalam musim reguler ini, diprediksi berlangsung ketat mengingat kedua tim tengah dalam performa terbaik.

Pelita Jaya berupaya mempertahankan rekor tak terkalahkan, sedangkan Hornbills berambisi mencetak sejarah baru dengan menumbangkan pemuncak klasemen.

Baca juga: Pelita Jaya tak terkalahkan dan pimpin klasemen IBL 2026

Pewarta: Donny Aditra
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |