APJI dorong penguatan industri jasaboga dukung ketahanan pangan

2 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia (APJI), Tashya Megananda Yukki mendorong penguatan industri jasaboga memiliki peran yang semakin strategis dalam mendukung ketahanan pangan hingga penciptaan lapangan kerja.

“Kami ingin memastikan APJI terus menjadi organisasi yang relevan, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan industri jasaboga Indonesia," kata Tashaya, dalam keterangan resminya yang diterima pada Rabu.

Dalam hal ini APJI turut menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dengan mengusung tema “Konsolidasi Nasional dan Pengokohan Organisasi Menuju APJI sebagai Mitra Strategis Utama Jasaboga”, menjadi momentum memperkuat soliditas organisasi dan peran sebagai mitra strategis pemerintah dan pemangku kepentingan dalam pengembangan industri jasaboga nasional.

Rakernas APJI juga salah satunya dengan dilaksanakan pelantikan DPD APJI Papua Tengah, terhadap pemerataan pengembangan industri jasa boga di seluruh Indonesia.

Baca juga: APJI dorong Hari Masakan Nusantara sebagai hari nasional

“Hal tersebut menjadi bukti bahwa APJI memberikan perhatian yang serius terhadap pemerataan pengembangan industri jasa boga di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah timur yang memiliki potensi besar untuk terus bertumbuh,” ujar Tashya.

Tashya menambahkan peran strategis industri jasaboga bersama dengan industri makanan dan minuman yang menyentuh hampir 10 persen dari PDB Indonesia atau setara Rp2.300 triliun.

Pembukaan lapangan kerja juga diperkirakan mencapai 11,7 juta tenaga kerja, dimana jumlah usaha penyediaan makan minum telah mencapai sekitar 4,85 juta dengan perputaran omzet sebesar Rp998 triliun.

Sebagai organisasi yang menaungi pengusaha jasaboga, APJI berkomitmen mendukung berbagai program pemerintah melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia dan peningkatan standar industri.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan edukasi, pelatihan, dan sertifikasi di bidang manajemen katering, keamanan pangan, serta higienitas pengolahan makanan.

“Melalui berbagai kegiatan tersebut, mendorong terciptanya tata kelola penyediaan makanan yang aman, sehat, berkualitas, dan berkelanjutan, sehingga dapat mendukung keberhasilan berbagai program pemerintah,” imbuh Tashya.

Rakernas APJI 2026 juga menggarisbawahi capaian APJI dalam mendukung pengusaha jasaboga naik kelas menuju pasar global melalui “APJI Mart” yang menjadi ekosistem pemasaran untuk membuka akses pasar lebih luas bagi produk unggulan pengusaha anggota APJI.

Lebih lanjut dalam Rakernas APJI 2026 juga terus menegaskan komitmennya dalam menjalankan program-program prioritas, khususnya transformasi digital yang bermanfaat bagi jasaboga nasional melalui platform “APJI Connect”.

“APJI Connect” merupakan platform eksosistem bisnis jasaboga nasional yang menghubungkan pengusaha, supplier, UMKM, perbankan, pemerintah, hingga investor dan buyer internasional dalam satu ekosistem yang terintegrasi.

“Sehingga nanti pengusaha jasaboga yang terlibat bisa memiliki nilai tambah nyata seperti akses pasar, koneksi bisnis yang kuat, serta posisi tawar yang tinggi dalam industri ini,” tutup Tashya.

Baca juga: Wagub Banten minta APJI beri pelatihan boga pengelola dapur MBG

Baca juga: APJI Jabar 2024-2025 dilantik dengan harapan bisa angkat kuliner Jabar

Baca juga: APJI perkuat kolaborasi ekosistem hadapi tekanan daya beli

Pewarta: Sri Dewi Larasati
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |