Anggar Indonesia pulang tanpa medali setelah kandas di perempat final

1 month ago 44

Jakarta (ANTARA) - Tim anggar Indonesia harus pulang tanpa meraih satu pun medali pada SEA Games 2025 Thailand setelah para atlet yang turun di tiga nomor kandas pada babak perempat final di Bangkok, Jumat.

Dari nomor eppe beregu putra, Tim Indonesia yang diperkuat Muhammad Rifyal Ramadhan, Arval Raziel Ridwan Sundara, dan Aditya Meinggar Prayoga, gagal melaju ke babak semifinal setelah menelan kekalahan dari wakil tuan rumah Thailand dengan skor 37-45.

Kekalahan juga dialami Riley Faith Kumalaputra, Putri Yanti, Leoda Lundy Winona, dan Georgia Zuri Adidarma saat menghadapi wakil Vietnam di nomor foil beregu putri.

Harapan terakhir Tim Anggar Indonesia untuk menuju empat besar dari nomor sabre beregu putra juga pupus setelah Aldo Pratama Arjjoni, Dita Afriadi, dan Muhammad Irgandi Nurkamil ditundukkan wakil Malaysia dengan skor 41-45.

Baca juga: Atlet-atlet anggar belum mampu tembus semifinal SEA Games 2025

Sebelumnya, beberapa wakil anggar Indonesia juga kandas di babak perempat final seperti Arval Raziel Ridwan yang kalah 6-15 dari Simon Renjie Lee asal Singapura di nomor eppe tunggal putra.

Kemudian, langkah Reni Anggraini yang bersaing nomor tunggal putri juga terhenti di perempat final setelah ditundukkan wakil Filipina Chamaine Frace Andres dengan skor 9-15.

Dengan hasil itu, Anggar Indonesia dipastikan tidak meraih satu pun medali pada ajang multi cabang olahraga terbesar se-Asia Tenggara tersebut.

Pencapaian cabang anggar ini menurun jika dibandingkan dengan hasil pada SEA Games 2023, di mana Tim Anggar Indonesia berhasil membawa pulang satu medali perunggu dari nomor sabre beregu putra. Saat itu para atlet Indonesia yang turun di sabre beregu putra adalah Muhammad Irfandi Nurkamil, Ricky Dishullimah, dan Dita Afriadi.

Baca juga: Tiga tim anggar Indonesia kandas di perempat final SEA Games 2025

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |