Analis nilai Polri sukses amankan arus mudik Lebaran 2026

2 days ago 4

Jakarta (ANTARA) - Analis Kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISSES) Bambang Rukminto mengemukakan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berhasil menjaga ketertiban pengguna jalan raya maupun tol dengan kondusif selama arus mudik Lebaran 2026.

"Kepolisian juga perlu diapresiasi karena juga melakukan upaya preemtif dan preventif terkait ketertiban pengguna jalan raya maupun tol sejak awal sehingga sampai hari H-1 (sehari jelang Lebaran) saat ini kondusif," katanya saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Kamis.

Menurut Bambang, keberhasilan itu dapat dilihat dari berbagai rangkaian operasi yang dilakukan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), seperti Operasi Ketupat 2026.

"Demikian juga dengan Operasi Ketupat yang juga menyasar gangguan kamtibmas yang lain terkait dengan pencegahan kejahatan, dan lain-lain," ucapnya.

Ia juga mengatakan keamanan dan keselamatan di jalan raya saat mudik Lebaran 2026 bukan hanya hasil kerja kepolisian, tetapi juga hasil kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan.

"Misalnya, pemerintah melakukan kebijakan WFA (work from anywhere) yang berdampak membagi penumpukan kepadatan arus mudik," ujarnya.

Bambang mengharapkan upaya-upaya tersebut juga berjalan konsisten pada periode arus balik.

Baca juga: Kakorlantas sebut kepadatan di tol MBZ bersifat sementara

Polri mengoperasikan dua jenis drone untuk sistem pengawasan dalam Operasi Ketupat 2026.

Pertama, drone yang terintegrasi dengan command center mobile. Drone itu digunakan untuk memantau kondisi lalu lintas di titik-titik yang tidak dapat dijangkau oleh kamera pengawas atau CCTV.

Selanjutnya, drone patroli presisi yang digunakan untuk tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE).

Sistem pengawasan arus mudik Lebaran 2026 juga didukung oleh kecerdasan buatan (AI) yang memungkinkan proses analisis data serta pemaknaan situasi lalu lintas dilakukan secara real time di sepanjang jalur mudik.

Pemantauan tersebut terintegrasi langsung dengan command center yang tersebar di berbagai wilayah, mulai dari Pulau Jawa, Sumatra, hingga Bali, serta berbagai jalur utama mudik di seluruh Indonesia. Sistem pemantauan juga dilengkapi dengan teknologi traffic counting yang berfungsi menghitung jumlah kendaraan yang melintas di ruas-ruas jalan utama.

Selain itu, Polri juga menyiapkan pos pelayanan di beberapa titik, seperti Pos Terpadu Jenderal Hoegeng Gadog dan Pos Pelayanan Gunung Mas di jalur Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Tidak hanya pos pelayanan, Polri juga memberlakukan ramp check atau pemeriksaan menyeluruh untuk mengantisipasi adanya potensi kecelakaan lalu lintas di KM 81 Tol Cipali.

Untuk mencegah terjadinya bangkitan arus mudik, Polri memberlakukan rekayasa lalu lintas one way (satu arah) sepenggal di KM 70 sampai dengan KM 263 ruas tol Trans Jawa.

Baca juga: Polri berlakukan one way sepenggal KM 70-KM 263 pada pukul 15.00 WIB

Baca juga: Polri siagakan lima kapal di jalur strategis nasional

Pewarta: Benardy Ferdiansyah/Muhammad Rizki
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |