Anak muda butuh literasi keuangan

2 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menegaskan bahwa generasi muda perlu mendapatkan literasi keuangan sebagai fondasi penguatan pasar modal dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Hal ini dia sampaikan dalam pembukaan "The 25th International Capital Market Student Studies (ICMSS)" di Balai Kota Jakarta, Rabu.

Menurut Rano, literasi dan inklusi keuangan menjadi kebutuhan mendasar bagi generasi muda di tengah dinamika ekonomi global yang semakin kompleks.

Terlebih saat ini anak muda tidak hanya dituntut menjadi pencari kerja, tetapi juga menjadi investor, inovator dan penggerak ekonomi.

Rano menyampaikan bahwa Jakarta saat ini berada dalam fase transformasi besar sebagai kota global dan pusat perekonomian nasional, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2023 tentang Daerah Khusus Jakarta (DKJ).

Baca juga: Ekonomi Jakarta tumbuh 5,21 persen di tahun pertama Pramono-Rano

Menurut dia, posisi Jakarta sebagai kota jasa, bisnis dan keuangan semakin kompetitif di tingkat regional maupun internasional.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), perekonomian Jakarta pada 2025 tumbuh sebesar 5,21 persen, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,11 persen.

Kontribusi Jakarta terhadap perekonomian nasional juga mencapai 16,61 persen. "Kinerja ini menunjukkan ketahanan ekonomi Jakarta yang cukup baik, terutama didorong oleh sektor perdagangan, jasa keuangan, investasi dan ekonomi kreatif,” ujar Rano.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus mendorong penguatan ekosistem ekonomi melalui pengembangan ekonomi kreatif, "startup" digital serta peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Baca juga: Akademisi ingatkan pentingnya literasi keuangan kepada Gen Z

Pemprov DKI juga membuka ruang kolaborasi global melalui berbagai kerja sama internasional. Pemprov DKI Jakarta juga ingin generasi muda tidak hanya menjadi pengguna sistem, tetapi juga menjadi pencipta nilai di dalamnya.

"Pemerintah membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya karena kemajuan Jakarta dibangun bersama, termasuk oleh ide-ide segar anak muda," katanya.

Dia pun mengajak mahasiswa memanfaatkan berbagai program kewirausahaan dan pengembangan kapasitas yang difasilitasi Pemprov DKI Jakarta, seperti Jakpreneur, "Jakarta Creative Hub" dan "Jakarta Future Hub".

Selain itu, pada 2027 Jakarta akan menggelar "Jakarta International Youth Programme" yang mempertemukan anak muda dari berbagai "sister city" Jakarta.

“Manfaatkan fasilitas dan program yang telah disiapkan untuk meningkatkan kompetensi ekonomi dan digital. Perluas jejaring hingga ke tingkat internasional agar siap menjadi pemimpin ekonomi masa depan,” tegasnya.

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |