Lampung Selatan (ANTARA) - Aktivitas pergerakan pemudik di Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan, Provinsi Lampung, pada Sabtu atau H+2 Natal 2025 terpantau ramai lancar.
Berdasarkan pantauan di area pelabuhan, aktivitas pemudik baik dengan kendaraan pribadi maupun pejalan kaki yang hendak menyeberang menuju ke pulau Jawa cenderung lancar.
General Manager PT ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba di Lampung Selatan Sabtu mengatakan, hingga saat ini arus mudik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Pelabuhan Bakauheni masih terpantau normal dan lancar.
“Angkutan Nataru dari sisi Pelabuhan Bakauheni masih terpantau aman, ramai lancar, tidak ada antrean yang mengganggu kelancaran arus mudik dari Pulau Sumatera ke Jawa,” katanya.
Dia menjelaskan, berdasarkan data 12 jam dari posko angkutan Nataru tercatat sebanyak 3.382 kendaraan telah melakukan penyeberangan menuju Pelabuhan Merak Banten.
“Total kendaraan mencapai 3.382 unit. Dari jumlah ini, kendaraan pribadi mendominasi antrean dengan jumlah 1.474 unit, disusul truk atau kendaraan besar 1.439, kemudian roda dua sebanyak 357, dan bus 112 unit. Sementara itu, jumlah penumpang yang menyeberang baik pejalan kaki maupun dalam kendaraan tercatat sebanyak 12.941 orang,” ucapnya.
Oleh karena itu, dia meminta kepada masyarakat yang akan menyeberang dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung menuju Merak Banten untuk dapat memahami kondisi cuaca ekstrim yang sedang melanda hampir seluruh wilayah Indonesia.
“Kami mengimbau kepada pengguna jasa untuk terus memantau kondisi cuaca saat akan melakukan perjalanan melalui website resmi dari BMKG,” ujarnya.
Baca juga: Pelabuhan Bakauheni alami lonjakan pada puncak arus mudik Natal
Baca juga: ASDP Bakauheni tingkatkan kewaspadaan cuaca buruk di Selat Sunda
Baca juga: ASDP Bakauheni siagakan petugas hadapi lonjakan penumpang kapal
Pewarta: Riadi Gunawan
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































