- Sabtu, 20 Desember 2025 14:59 WIB
Presiden Prabowo Subianto (kanan) mengunjungi rumah warga penerima KPR FLPP saat akad massal Rumah Subsidi Menyala di Perumahan Pondok Banten Indah, Kota Serang, Banten, Sabtu (20/12/2025). Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menggelar akad massal program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk 50.030 unit rumah subsidi yang menjadi akad massal terbesar dalam sejarah Indonesia sebagai upaya percepatan program perumahan nasional untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/agr
Presiden Prabowo Subianto (keenam kiri) didampingi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (keempat kanan) berfoto bersama warga penerima KPR FLPP pada acara akad massal Rumah Subsidi Menyala di Perumahan Pondok Banten Indah, Kota Serang, Banten, Sabtu (20/12/2025). Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menggelar akad massal program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk 50.030 unit rumah subsidi yang menjadi akad massal terbesar dalam sejarah Indonesia sebagai upaya percepatan program perumahan nasional untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/agr
Presiden Prabowo Subianto (ketiga kanan) didampingi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (kiri) dan Wagub Banten Dimyati Natakusumah (kedua kanan) meninjau rumah subsidi saat akad massal Rumah Subsidi Menyala di Perumahan Pondok Banten Indah, Kota Serang, Banten, Sabtu (20/12/2025). Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menggelar akad massal program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk 50.030 unit rumah subsidi yang menjadi akad massal terbesar dalam sejarah Indonesia sebagai upaya percepatan program perumahan nasional untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/agr
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































