Akabri 1989 kirim kebutuhan pokok untuk korban bencana di Sumatera

1 month ago 20

Jakarta (ANTARA) - Jajaran lulusan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) 1989 mengirimkan bantuan logistik berupa kebutuhan pokok untuk korban bencana di wilayah Sumatera, Rabu.

Bantuan tersebut dikirim dari Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok Jakarta Utara menggunakan kapal rumah sakit KRI dr. Soeharso-990 dan dilepas langsung oleh Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) RI Laksamana Madya TNI Denih Hendrata.

"Penyaluran bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian dan empati TNI AD, TNI AL, TNI AU, dan Polri terhadap masyarakat yang tengah mengalami musibah, sekaligus bentuk pengabdian berkelanjutan kepada bangsa dan negara," kata Denih saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta.

Denih menjelaskan logistik yang dikirimkan berupa kebutuhan dapur seperti tabung gas, kompor, selang regulator, dan perlengkapan memasak.

Selain peralatan memasak, logistik juga terdiri atas alat-alat kebersihan, perlengkapan tidur, pakaian hingga paket bahan pangan.

Denih memastikan bantuan logistik tersebut tersalurkan dengan tepat sasaran dan sampai ke tangan para korban bencana dalam waktu dekat.

Dalam siaran resmi Dinas Penerangan TNI AL, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan upaya itu merupakan bentuk kekompakan lulusan Akabri 1989 dalam menolong sesama masyarakat.

"Bantuan kemanusiaan ini merupakan bentuk kepedulian sosial dan aksi nyata kami, alumni Akabri 89 dalam mendukung upaya penanggulangan bencana nasional," jelas Ali.

"Kami berharap langkah ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Sumatra yang sedang mengalami masa sulit," tutup Ali.

Baca juga: AHY dan Akabri angkatan 2000 kirim bantuan logistik ke Sumatera

Baca juga: TNI AL pastikan bantuan dari presiden untuk korban banjir tiba di Aceh

Baca juga: TNI AL evakuasi korban banjir di wilayah Sumbar

Pewarta: Walda Marison
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |