25 detik berharga di Daihatsu Indonesia Masters 2026

2 weeks ago 11
Enggak ada masalah sih (dengan aturan 25 detik). Tadi juga udah dicoba juga menurut saya juga enggak ada masalah juga. Jadi ya mungkin bisa juga diterapkan di turnamen selanjutnya juga

Jakarta (ANTARA) - Apa strategi yang terlintas di kepala pebulu tangkis sebelum melakukan servis pertama?

Menggunakan servis pendek untuk mencoba mengambil momentum kecepatan lawan dalam mengantisipasi shuttlecock di area sekitar net, melepaskan servis panjang untuk menguji jangkauan lawan di area belakang lapangan. atau malah bisa mengambil opsi servis tipuan untuk mengecoh dan membuyarkan ritme dari lawan.

Tiga opsi servis itu sering menjadi pilihan yang digunakan pebulu tangkis untuk memulai permainan.

Terlepas dari skema dan gaya permainan yang telah dipersiapkan untuk bisa mengelabui lawan lewat servis, kini pebulu tangkis juga dituntut untuk berpikir lebih cepat dalam mengambil opsi pilihan servis.

Meski dalam masa uji coba, pebulu tangkis yang dalam posisi melakukan servis dituntut berpikir cepat bukan hanya sekedar pengambilan opsi, tapi juga ada tuntutan untuk bisa terus berkonsentrasi dan tidak sampai kehilangan intensitas permainan.

Badminton World Federation (BWF) saat ini tengah menguji coba aturan baru yakni “aturan 25 detik” atau “25 second timer” yang mengharuskan setiap pemain yang bertugas melakukan servis tidak boleh melebihi ambang batas waktu maksimal 25 detik.

Uji coba aturan ini diterapkan dalam gelaran Daihatsu Indonesia Masters 2026 yang berlangsung di Istora, Senayan, Jakarta mulai Selasa hingga Minggu.

Melalui aturan ini pemain yang menjadi server wajib melakukan servis dengan ketentuan maksimal waktu 25 detik pasca berakhirnya reli, terhitung sejak wasit memasukkan skor.

Selama waktu tersebut, pemain diperbolehkan untuk melakukan aktivitas singkat seperti minum, mengelap keringat, atau mengikat tali sepatu.

Baca juga: BWF uji coba aturan Time Clock 25 detik di Indonesia Masters 2026

Editor: Dadan Ramdani
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |