12 armada dikerahkan padamkan api di gudang limbah Gandamekar Bekasi

3 hours ago 2
Material yang terbakar berupa limbah plastik dan limbah tekstil seperti kain majun. Itu yang membuat proses pemadaman memakan waktu lebih lama. Setelah sekitar dua setengah jam, api masih belum dapat dikendalikan sepenuhnya

Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Sebanyak 12 unit armada dikerahkan untuk memadamkan api yang membakar sebuah gudang penyimpanan limbah di Kampung Rawajulang, Desa Gandamekar, Kabupaten Bekasi, Minggu petang.

"Dua belas mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi. Saat ini kami masih terus berupaya memadamkan api yang masih tersisa di area gudang," kata Komandan Pleton 3 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Bekasi Adhi Nugroho di lokasi.

Selain armada regu pemadam kebakaran (damkar) dari Disdamkarmat Kabupaten Bekasi, unit damkar bantuan juga datang dari sejumlah sektor, termasuk Damkar Kota Bekasi, pengelola kawasan industri MM2100 serta unsur TNI.

Baca juga: Kebakaran rumah di Blora hanguskan uang tunai Rp65 juta dan kendaraan

Adhi menjelaskan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 18.00 WIB dan langsung mengerahkan sejumlah armada ke lokasi.

"Awalnya mengerahkan tiga unit dari Mako Cibitung. Karena api cukup besar, kami juga meminta bantuan dari berbagai sektor termasuk Damkar Kota Bekasi," katanya.

Ia mengungkapkan proses pemadaman mengalami kendala karena objek yang terbakar merupakan gudang penyimpanan limbah berisi plastik, kain tekstil dan material mudah terbakar lain. Kondisi tersebut membuat api sulit dikendalikan serta mempercepat penyebaran kobaran api.

"Material yang terbakar berupa limbah plastik dan limbah tekstil seperti kain majun. Itu yang membuat proses pemadaman memakan waktu lebih lama. Setelah sekitar dua setengah jam, api masih belum dapat dikendalikan sepenuhnya," ujarnya.

Baca juga: Manggala Agni berjibaku padamkan karhutla 60 ha di Pelalawan Riau

Selain menghanguskan gudang dan satu unit truk, kebakaran juga berdampak pada tiga rumah warga yang berada tepat di samping lokasi kejadian. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Terkait penyebab kebakaran, Adhi mengatakan pihaknya belum dapat memastikan sumber api. Polisi dijadwalkan melakukan penyelidikan dan investigasi lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.

"Untuk dugaan sementara belum bisa dipastikan. Nanti pihak kepolisian yang akan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Yang jelas, api diduga berasal dari area gudang," ucap dia.

Baca juga: Sempat padam, rumah di Krendang Jakbar kembali terbakar

Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |