Jakarta (ANTARA) - World Boxing Council (WBC) mengumumkan laga tinju juara dunia kelas minimum putri (47,6 kg) Yokasta Valle menghadapi Yadira Bustillos untuk mempertahankan gelar juara di Kaseya Center, Miami, Amerika Serikat, 19 Desember.
"Pertarungan ini menjadi bagian dari kalender yang telah memungkinkan Valle menjadi salah satu nama yang sering muncul di tinju wanita Amerika Latin," demikian pernyataan WBC dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Sabtu.
Valle, salah satu figur paling aktif di dunia tinju wanita, datang dengan momentum dari beberapa kali mempertahankan gelar dan bertujuan untuk memperkuat posisinya di divisi tersebut.
Petinju Kosta Rika yang lahir di Nikaragua itu naik ring dengan membawa segudang pengalaman yang tercermin dari rekor 33 kemenangan dengan 10 knockout (KO) dan tiga kekalahan.
Petinju yang juga berprofesi sebagai model itu akan menghadapi ujian untuk mempertahankan gelar juara menghadapi petinju Amerika Serikat berdarah Meksiko, Bustillos.
Baca juga: Mantan juara WBC Carlos Cuadras pensiun setelah kekalahan di Jepang
Kemenangan akan membuka pintu bagi petinju 32 tahun itu untuk mencapai laga unifikasi melawan pemegang gelar juara dunia dari organisasi lainnya.
Sedangkan, bagi Bustillos, laga itu akan menjadi kesempatan terbesar dalam karirnya untuk merebut gelar juara dunia di usianya yang ke-25 tahun.
Gaya bertarung yang agresif membuat Bustillos terus menanjak hingga menjadi penantang wajib untuk merebut gelar juara dunia. Kini dia akan menantang sang juara dengan membawa rekor 11 kemenangan dan satu kekalahan.
WBC menyatakan jika Bustillos mampu menghentikan sang juara maka akan mengubah peta persaingan di divisi kelas minimum putri.
Pertarungan tersebut akan disiarkan oleh Netflix sebagai bagian dari strategi platform tersebut untuk terus memperluas jangkauan ke dunia tinju profesional.
Baca juga: Petinju tak terkalahkan Diego dan Sadjo bertemu rebut gelar WBC Silver
Baca juga: Golovkin berjanji benahi tinju dunia setelah resmi pimpin World Boxing
Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































