Waskita garap proyek Sekolah Rakyat di Sulsel senilai Rp1,23 triliun

2 months ago 24

Jakarta (ANTARA) - PT Waskita Karya (Persero) Tbk dipercaya mengerjakan proyek Sekolah Rakyat (SR) di Sulawesi Selatan (Sulsel) senilai Rp1,23 triliun.

Direktur Operasi I Waskita Karya Ari Asmoko menyampaikan pembangunan ini menjadi wujud nyata dukungan Perseroan terhadap program pemerintah dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) unggul.

"Pembangunan Sekolah Rakyat menjadi bagian dari program prioritas Presiden Prabowo untuk memberikan akses pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak keluarga miskin dan miskin ekstrem. Program ini pun menjadi salah satu cara pemerintah menyiapkan SDM untuk mendorong visi Indonesia Emas 2045," ujar Ari dalam keterangan di Jakarta, Selasa.

Keberadaan Sekolah Rakyat, lanjut Ari, merupakan upaya dalam memutus rantai kemiskinan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Melalui program ini, pemerintah akan memberikan dukungan komprehensif bagi siswa dan keluarganya, termasuk bantuan kesehatan, sosial, maupun pemberdayaan ekonomi.

Proyek tersebut direncanakan dibangun di lima kabupaten di Sulawesi Selatan, mencakup Wajo, Sidrap, Tana Toraja, Soppeng, dan Barru. Ditargetkan, seluruh bangunan sekolah dapat rampung pada pertengahan tahun depan.

Perseroan akan mengerjakan bangunan sekolah dari Sekolah Dasar (SD) sampai Sekolah Menengah Atas (SMA). Selain itu, perusahaan pelat merah ini juga akan membangun asrama siswa, asrama guru, kantin, sarana olahraga, sarana ibadah, dan gedung serbaguna.

"Kami berharap seluruh anak Indonesia bisa mendapatkan fasilitas pendidikan yang memadai. Mereka merupakan generasi penerus yang menjadi tonggak dan harapan bangsa," kata Ari.

Baca juga: Waskita Karya targetkan LRT rute Velodrome-Manggarai tuntas Juni 2026

Baca juga: Waskita Karya raih nilai kontrak baru Rp5,6 triliun per Oktober 2025

Baca juga: Waskita perkuat produksi pangan lewat irigasi rawa Merauke

Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |