Wamenpar: Wisata kebugaran salah satu prioritas untuk tarik wisatawan

7 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa mengungkapkan bahwa wisata kebugaran atau wellness tourism telah menjadi salah satu program prioritas Kementerian Pariwisata untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisata ke Indonesia dan mendukung perekonomian nasional.

"Kami dari Kementerian Pariwisata sudah memasukkan wellness tourism ini sebagai bagian dari program prioritas," ujar Wamenpar saat ditemui di Jakarta, Sabtu.

Ia menambahkan bahwa wisata kebugaran menjadi bagian dari pariwisata berkualitas, pihaknya terus mendorong agar semakin banyak kegiatan-kegiatan berupa event serta mendukung perkembangan industri yang bergerak di bidang wellness.

Hingga kini, kata dia, Indonesia memiliki kota yang menjadi destinasi wisata kebugaran yakni Bali, Yogyakarta, dan Solo.

Baca juga: Saka Yoga jadi sarana penguatan nilai kebangsaan menuju Indonesia Emas

Dia berharap perkembangan wisata kebugaran dapat menjangkau destinasi lain dengan serta menghadirkan keunikan budaya lokal sebagai daya tarik.

Saat menghadiri gelaran Saka Yoga Festival ke-8 Sabtu pagi, yang menjadi rangkaian perayaan Dharma Santi Nasional dan rangkaian Hari Suci Nyepi 2026, Wamenpar menilai bahwa yoga menjadi salah satu daya tarik wisata kebugaran dan wisata spiritual.

Kegiatan ini diharapkan mampu meneguhkan posisi Indonesia sebagai destinasi wisata kebugaran dan spirutual di kancah global.

"Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa semakin banyak dilakukan di Indonesia, sehingga betul-betul kita bisa memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi wellness dan juga spiritual tourism yang memang saat ini ke depannya menjadi tren bagi wisatawan dunia," jelas Ni Luh.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Suyadi Pawiro mengatakan bahwa pihaknya mengapresiasi gelaran ini dan mendorong agar gelaran yoga dan kompetisi dapat dilakukan di berbagai tempat di Indonesia.

"Kita ingin mendorong makin banyak event yoga dan competition yang bisa dilakukan di banyak tempat. Saya juga mencatat pernah ada yoga yang bisa dilakukan di Museum Nasional," pungkasnya.

Baca juga: Wamenpar minta SDM di sektor pariwisata ikuti perkembangan teknologi

Baca juga: Wamenpar: Penguatan pasar Asia strategi sikapi konflik Timur Tengah

Baca juga: Wamenpar ingatkan pengelola taman bermain prioritaskan keamanan wahana

Pewarta: Sinta Ambarwati
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |