Wamenhaj: Mayoritas jamaah haji risti, tuntut stamina ekstra petugas

1 week ago 6
Bayangkan, 170.000 risti. Artinya mereka-mereka yang punya penyakit komorbid dan kendala fisik. Dari jumlah tersebut, 33.000 diantaranya adalah jemaah lansia yang berusia di atas 65 tahun

Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan sekitar 170 ribu peserta haji reguler Indonesia merupakan jamaah dengan kategori risiko tinggi (risti), sehingga menuntut stamina ekstra petugas haji di Tanah Suci nanti.

Kategori tersebut mencakup jamaah yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid serta kondisi fisik yang memerlukan perhatian khusus. Angka itu sangat dominan jika dibandingkan dengan total jamaah haji reguler yang mencapai 203.320 orang.

"Bayangkan, 170.000 risti. Artinya mereka-mereka yang punya penyakit komorbid dan kendala fisik. Dari jumlah tersebut, 33.000 diantaranya adalah jemaah lansia yang berusia di atas 65 tahun," ujar Wamenhaj Dahnil saat diskusi dengan awak media di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Senin.

Selain faktor usia dan kesehatan, lanjutnya, demografi jamaah tahun ini juga didominasi oleh perempuan. Dahnil merinci bahwa sekitar 56 persen dari total 221.000 jamaah haji Indonesia adalah perempuan.

Baca juga: Menhaj tinjau diklat pastikan calon petugas haji benar-benar siap

Kombinasi antara tingginya angka jamaah risti, lansia, dan dominasi perempuan tersebut, menuntut strategi pelayanan yang ekstra dari Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj).

Oleh karena itu Wamenhaj Dahnil menekankan urgensi rekrutmen petugas haji yang selektif. Ia menegaskan bahwa petugas haji tahun ini tidak hanya dituntut memiliki pemahaman manasik, tetapi juga fisik dan mental yang prima.

"Di sinilah urgensi kenapa petugas-petugas haji itu harus orang-orang yang punya tanggung jawab tinggi, disiplin tinggi, dan stamina tinggi. Mereka akan melayani 170.000 jemaah risti. Semuanya membutuhkan perlindungan dan pendampingan yang sangat intensif," kata Dahnil.

Baca juga: Petugas haji diminta jaga kondisi fisik demi beri layanan terbaik

Kemenhaj juga secara proaktif terus memberikan imbauan kepada jamaah, khususnya mereka yang masuk kategori risti dan lansia.

Wamenhaj Dahnil meminta agar para jamaah selalu mematuhi panduan dan arahan petugas di lapangan, serta jujur mengenai kapasitas fisik mereka demi keselamatan bersama.

Ia menegaskan kesiapan fisik petugas dan kepatuhan jamaah menjadi kunci utama kelancaran ibadah di tengah tantangan cuaca dan kepadatan di Tanah Suci nanti.

Baca juga: Wamenhaj minta petugas haji jaga pola hidup saat Ramadhan

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |