Pimpin upacara bendera di Depok, Mendikdasmen sampaikan pesan Presiden

1 hour ago 3
...Kalian semua bisa sukses kalau saling menghormati dan memuliakan antara satu dengan yang lainnya

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menyampaikan sejumlah pesan dari Presiden Prabowo Subianto saat memimpin upacara bendera yang menjadi pembuka hari pertama pembelajaran usai libur Lebaran di SMPN 2 Depok, Provinsi Jawa Barat.

Salah satu pesan ialah Mu'ti mengajak para murid untuk menerapkan program nasional Indonesia yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) yang baru saja dicanangkan oleh Presiden.

“Saya ingin menyampaikan beberapa pesan Bapak Presiden yang menjadi panduan bagi kita semuanya, untuk kalian menjadi generasi Indonesia emas. Bapak Presiden memberikan arahan kepada kita tentang pentingnya membangun budaya asri, yaitu menciptakan rasa aman, membiasakan hidup sehat, menciptakan lingkungan sosial yang sehat, dan membiasakan berperilaku bersih, resik,” ujar Mendikdasmen Mu’ti di Kota Depok, Provinsi Jawa Barat pada Senin.

Selain itu, ia pun mengajak para murid untuk senantiasa hidup rukun dan menghindari semua bentuk perilaku kekerasan terhadap sesama, baik kepada teman, guru maupun anggota keluarga.

Mu'ti mengingatkan para murid bahwasanya salah satu kunci kesuksesan ialah mampu bekerja sama dan membangun sikap saling menghormati antar individu.

Baca juga: Kemendikdasmen dukung implementasi PP Tunas lewat gerakan 7 KAIH-3S

“Kalian semua bisa sukses kalau saling menghormati dan memuliakan antara satu dengan yang lainnya. Kalian semua bisa menjadi hebat kalau memiliki banyak sahabat, dan kalian semua bisa sukses kalau mampu bekerjasama antara satu dengan yang lainnya. Hindari semua bentuk kekerasan,” imbuhnya.

Di samping itu, Mu'ti pun menyampaikan pesan kepada para murid untuk selalu mengkonsumsi makanan dan minuman yang bermanfaat dan bergizi bagi tubuh serta menghindari konsumsi junk food, apalagi zat berbahaya seperti narkotika.

Mengkonsumsi hal yang demikian, menurutnya tidak hanya merusak fisik, namun juga kerja otak sehingga membuat murid tidak dapat belajar dan berkarya dengan baik.

“Hindari hal-hal yang dapat merusak diri anda sebagai kader bangsa, jangan sampai anda terpengaruh judi online, narkoba dan sejenisnya. Karena begitu anda semua terkena narkoba, yang rusak tidak hanya fisik anda, tapi otak anda juga tidak akan dapat bekerja dengan baik. Hindari pula makanan junk food yang tidak banyak manfaatnya untuk kesehatan kita,” tegas Mu’ti.

Karena itu, ia pun mengajak para murid untuk tidak hanya menghafal, namun juga menerapkan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH), yakni bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat.

Baca juga: Mendikdasmen: Pembelajaran tetap berlangsung di sekolah usai Lebaran

Baca juga: Kemendikdasmen ajak keluarga luangkan 1 jam berkualitas bersama anak

Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |