Wakil PM China serukan pembangunan CAFTA dengan standar lebih tinggi

2 days ago 2

Nanning (ANTARA) - Wakil Perdana Menteri China Ding Xuexiang pada Kamis (17/9) mengatakan bahwa Protokol Peningkatan Kawasan Perdagangan Bebas China-ASEAN (CAFTA) 3.0, setelah mulai berlaku, akan memberikan dorongan berkelanjutan bagi pembangunan ekonomi kawasan.

Dia juga mendesak upaya untuk membangun CAFTA dengan standar yang lebih tinggi.

Ding menyampaikan pernyataan tersebut saat berpidato dalam upacara pembukaan Pameran China-ASEAN (China-ASEAN Expo) ke-23 serta KTT Bisnis dan Investasi China-ASEAN di Nanning, Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi.

Dia mengatakan bahwa semua pihak harus secara menyeluruh meningkatkan keterbukaan di kawasan, menjajaki cara-cara untuk mengembangkan kerangka kerja sama yang lebih kokoh serta pengaturan kelembagaan, memperdalam kerja sama di bidang standar dan peraturan teknis, serta bergerak lebih cepat mewujudkan pasar regional terintegrasi yang terbuka, inklusif, dan berbasis aturan.

Mengenai peningkatan kerja sama di bidang perdagangan dan investasi, Ding mengatakan China dan negara-negara anggota ASEAN harus menunjukkan keyakinan dan tekad dalam menghadapi bersama tantangan di bidang perdagangan dan ekonomi internasional, serta bekerja sama untuk menjaga stabilitas dan kelancaran rantai industri dan rantai pasokan, baik di dalam maupun di luar kawasan.

Mengenai pendalaman kerja sama di bidang-bidang yang sedang berkembang, dia menyerukan kepada semua pihak untuk bekerja sama guna memajukan pengembangan ekonomi digital di kawasan, memperdalam kerja sama dalam penerapan berbasis skenario di berbagai bidang termasuk kecerdasan buatan (AI), serta menghapus hambatan perdagangan terhadap barang dan jasa lingkungan.

Dia mendorong semua pihak untuk membuat konektivitas lebih mudah dan efisien, memajukan pembangunan infrastruktur seperti jalur kereta, jalan raya, pelabuhan, dan bandara, mengatasi hambatan dalam logistik lintas perbatasan, serta mengupayakan pembangunan berkualitas tinggi bagi Koridor Perdagangan Darat-Laut Internasional Baru.

Wakil Presiden Myanmar U Nyo Saw, Wakil Perdana Menteri Tetap Vietnam Pham Gia Tuc, Wakil Perdana Menteri Laos Saleumxay Kommasith, dan Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn juga menyampaikan pidato dalam acara tersebut.

Ding juga mengadakan pertemuan secara terpisah dengan para pemimpin Myanmar, Vietnam, dan Laos pada Rabu (16/9) sore.

Pewarta: Xinhua
Editor: Imam Budilaksono
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |